Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KUISUS Buka Outlet Baru di Bandara Kualanamu, Lebih Dari Sekadar Creampuff
KUISUS telah buka outlet ketiga di Bandara Kualanamu Internasional (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • KUISUS berawal tahun 1999 dari dapur sederhana Ibu Dju Kul di Tanjung Balai, berkembang lewat ketekunan keluarga hingga dikenal karena kue sus lembut dan ringan yang digemari banyak orang.
  • Pada 2016, bisnis keluarga ini pindah ke Medan dan resmi bernama KUISUS, menghadirkan kue sus mini khas yang terus menarik pelanggan tanpa promosi besar-besaran.
  • Hingga 2026, KUISUS telah memiliki tiga outlet di Medan dan Bandara Kualanamu, membawa misi memperkenalkan creampuff lokal bercita rasa rumahan ke masyarakat luas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun 1999

Ibu Dju Kul mulai membuat Kue Sus di dapur kecilnya di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Usaha rumahan ini berkembang karena pesanan tetangga dan pelanggan dari kota sekitar.

Tahun 2016

Keluarga memindahkan bisnis ke Medan dan memberi nama baru KUISUS, menggabungkan nama 'Kul' dari pendiri dengan 'Sus'. Produksi dilakukan setiap hari dengan pelanggan yang terus bertambah.

1 Juni 2024

KUISUS membuka gerai pertamanya di Jalan Pabrik Tenun nomor 19, Medan. Ini menjadi tonggak penting bagi usaha keluarga tersebut.

Tahun 2025

Gerai kedua dibuka di Supermarket Brastogi Cemara, memperluas jangkauan produk ke lebih banyak pelanggan di Medan.

18 Maret 2026

KUISUS membuka outlet ketiga di Bandara Internasional Kualanamu. Peresmian disambut oleh pihak bandara dan founder Peri menyampaikan harapan agar brand lokal ini semakin dikenal luas.

kini

KUISUS memiliki tiga outlet dan terus membawa visi menjadi Creampuff Indonesia Terbaik, mempertahankan nilai keluarga dan ketekunan sejak awal berdiri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pembukaan outlet ketiga KUISUS, merek kue sus asal Medan, di Bandara Internasional Kualanamu sebagai bagian dari ekspansi bisnis kuliner lokal yang dimulai sejak tahun 1999.
  • Who?
    KUISUS didirikan oleh Ibu Dju Kul dan kini dijalankan oleh keluarga serta Founder bernama Peri. Henry PH Batubara dari pihak Bandara Kualanamu turut hadir dalam peresmian.
  • Where?
    Outlet baru dibuka di Hall keberangkatan depan Gate 1 Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
  • When?
    Peresmian outlet ketiga berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026. Bisnis ini sendiri telah berdiri sejak tahun 1999 dan berkembang ke Medan pada tahun 2016.
  • Why?
    Pembukaan dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar agar lebih banyak orang di luar Medan dapat mengenal dan menikmati produk creampuff khas KUISUS.
  • How?
    KUISUS memulai usaha dari dapur rumah sederhana di Tanjung Balai, kemudian mengembangkan produksi hingga memiliki tiga gerai melalui kerja keras keluarga dan dukungan pelanggan setia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Dulu ada ibu namanya Ibu Dju Kul yang bikin kue sus di dapur kecil buat bantu keluarganya. Lama-lama banyak orang suka dan beli kue itu. Terus keluarganya pindah ke Medan dan kasih nama KUISUS. Sekarang mereka punya tiga toko, yang baru ada di Bandara Kualanamu. Mereka mau banyak orang coba kue enak itu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kisah KUISUS menghadirkan semangat positif tentang ketekunan dan cinta keluarga yang tumbuh menjadi kebanggaan lokal. Dari dapur sederhana di Tanjung Balai hingga membuka gerai di Bandara Kualanamu, perjalanan ini menunjukkan bagaimana dedikasi tulus dapat menghasilkan karya yang bukan hanya lezat, tetapi juga menghangatkan hati banyak orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Salah satu kue tradisional yang masuk pada kategori Pastry, dengan kulit garing dan isian custard yang melebur di mulut selalu ngangenin, apalagi sebagai teman ngeteh sore hari. Yakni Kue Sus. Jajanan pasar ini pastinya banyak ditemukan di pasar atau toko kue tradisional.

Tapi siapa sangka, kue sus (dan beberapa jenis kue tradisional lainnya) juga bisa di-branding jadi lebih kekinian!

Di Kota Medan, branding KUISUS yang merupakan kudapan manis asal Indonesia ini sudah sejak tahun 1999. Bahkan sudah ada 3 outlet yakni di jalan Pabrik Tenun nomor 19, Berastagi Supermarket Cemara Asri.

Untuk outlet ke tiga ini baru dibuka pada Rabu (18/3/2026) yang berada di Bandara Kualanamu Internasional tepatnya di Hall keberangkatan depan gate 1. Dalam hal ini Henry PH Batubara sebagai AP Aviasi dari perwakilan Bandara Kualanamu mengucapkan KUISUS dapat bersinergi, bekerjasama dan dapat memberikan pelayanan dalam bisnis ini.

"Sukses selalu dan berjalan baik buat Kui Sus," ucapnya.

Dalam sambutannya juga, Peri sebagai Founder mengucapkan terimakasih kepada Bandara Kualanamu telah memberikan kesempatan pada brand lokal seperti Kui Sus ini pada outlet ketiga ini.

"Pastinya sesuai harapan kita semua KUISUS bisa terus berkembang dan makin banyak peminatnya, dan kita misinya ingin lebih banyak lagi orang luar Medan bisa tahu brand daripada produk kita," katanya.

Ada yang menarik dari kisah dibalik KUISUS sejak tahun 1999. Simak berikut ini.

1. Membuat kue sejak tahun 1999 dari dapur rumah sederhana

KUISUS telah buka outlet ketiga di Bandara Kualanamu Internasional (IDN Times/Indah Permata Sari)

KUISUS berawal dari dedikasi seorang ibu. Pada tahun 1999, pendiri kami, Ibu Dju Kul, mulai membuat Kue Sus di dapur kecilnya di Tanjung Balai, sebuah kota kecil di Sumatera Utara.

Apa yang awalnya hanya sebagai cara untuk menafkahi keluarganya perlahan menjadi sesuatu yang jauh lebih bermakna. Tetangga mulai memesan. Tak lama kemudian, orang-orang membawa kue sus kecilnya ke kota-kota terdekat seperti Medan, Kisaran, dan Pematang Siantar.

Selama bertahun-tahun, setiap komentar dari pelanggan membantu menyempurnakan resepnya, hingga menjadi Kue Sus yang ringan dan lembut yang dengan bangga kami sajikan saat ini.

2. Babak baru di Medan

KUISUS telah buka outlet ketiga di Bandara Kualanamu Internasional (IDN Times/Indah Permata Sari)

Kemudian, menjadi babak baru di Medan. Seiring meningkatnya permintaan, keluarga tersebut menyadari bahwa kota kecil Tanjung Balai tidak lagi mampu menampung kecintaan yang terus tumbuh terhadap produk tersebut.

Pada tahun 2016, keluarga tersebut memindahkan bisnisnya ke Medan dan memberinya nama baru: KUISUS. Nama tersebut menggabungkan "Kul" dari Dju Kui dan "Sus", kue sus yang menjadi awal semuanya. Dari dapur rumah, KUISUS terus memanggang kue segar setiap hari. Bulan demi bulan, pelanggan terus kembali, bukan karena promosi, tetapi karena mereka benar-benar menyukai rasanya. KUISUS dikenal dengan ciri khasnya, Kue Sus berukuran sekali gigit. Ringan, lembut, dan seimbang sempurna yang disukai oleh semua usia. Satu gigitan tidak pernah cukup!

3. Meningkatkan produksi dan kini berhasil memiliki tiga outlet KUISUS

KUISUS telah buka outlet ketiga di Bandara Kualanamu Internasional (IDN Times/Indah Permata Sari)

Setelah bertahun-tahun berkembang, kami membuat keputusan besar. Pada tanggal 1 Juni 2024, KUISUS membuka gerai pertamanya di Jalan Pabrik Tenun nomor 19, Medan.

Apa yang dimulai sebagai dapur keluarga sederhana akhirnya memiliki rumah di mana lebih banyak orang dapat merasakan kehangatan di balik setiap gigitan. Ini juga merupakan rumah pertama bagi tim kami yang terus berkembang.

KUISUS tumbuh bersama pelanggan. Dalam kurun waktu 1 tahun, KUISUS memperluas gerainya ke gerai kedua pada tahun 2025 di Supermarket Brastogi Cemara, salah satu pusat perbelanjaan kelontong terbesar di Medan. Hal ini memungkinkan untuk menghadirkan Kue Sus yang baru dipanggang kepada lebih banyak orang di seluruh kota.

Nah, kini tahun 2026 membawa Creampuff khas ke masyarakat di luar Medan. Hingga hari ini, KUISUS membawa mimpi dan visi tulus untuk menjadi Creampuff Indonesia Terbaik.

Hadirnya Kui Sus di Bandara Internasional Kualanamu, memiliki misi ingin lebih banyak orang di luar Medan merasakan kehangatan dan kebahagiaan creampuff buatan rumah yang dibawa oleh seseorang yang mengingat mereka.

Dari dapur sederhana ke seluruh Indonesia, dan suatu hari nanti, ke seluruh dunia. Apa yang dimulai sebagai cara seorang ibu untuk menafkahi keluarganya telah berkembang menjadi sesuatu yang jauh melampaui apa pun yang dibayangkan. Namun, meskipun terus berkembang, inti dari KUISUS tetap tidak berubah.

"Bagi kami, KUISUS lebih dari sekadar creampuff, ini adalah kisah tentang keluarga dan ketekunan yang terus berlanjut, satu gigitan demi satu gigitan," ungkap Peri.

Editorial Team