Pemeriksaan kesehatan jemaah calon haji di Asrama Sudiang, Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin
Ia menjelaskan, jemaah kloter pertama akan didampingi enam petugas yang terdiri dari petugas haji daerah serta tenaga kesehatan guna memastikan pelayanan optimal selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
“Petugas yang mendampingi memiliki peran penting, tidak hanya dalam pelayanan administratif, tetapi juga dalam memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga, terutama bagi jemaah lanjut usia dan yang memiliki risiko kesehatan,” ujarnya.
Selama berada di Arab Saudi, jemaah Aceh akan ditempatkan di wilayah Jarwal, sektor 6, yang menjadi bagian dari pengaturan pemondokan jemaah Indonesia.
Arijal juga menyoroti keberagaman usia jemaah dalam kloter pertama. Jemaah termuda tercatat berusia 19 tahun atas nama Maisya Alkhansa Mukammil dari Kota Banda Aceh, sementara jemaah tertua berusia 88 tahun, yakni Tihawa binti Muhammad Amin asal Kabupaten Aceh Besar.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa pelayanan haji harus benar-benar memperhatikan aspek kesehatan dan kenyamanan, terutama bagi jemaah lansia. Kami terus mengingatkan agar seluruh jemaah menjaga stamina sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” katanya.