Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kloter Pertama Mulai Masuk Asrama Haji, Berangkat Rabu Dini Hari
Jemaah Calon Haji Banda Aceh (Dok. Pribadi Nasza)
  • Sebanyak 393 calon jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Aceh mulai masuk Asrama Haji Banda Aceh dan dijadwalkan berangkat Rabu dini hari melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.
  • Kloter pertama didampingi enam petugas, termasuk tenaga kesehatan, dan akan ditempatkan di wilayah Jarwal Sektor 6 selama di Arab Saudi untuk memastikan pelayanan serta kesehatan jemaah terjaga.
  • Antusiasme masyarakat Aceh terhadap ibadah haji sangat tinggi dengan daftar tunggu mencapai 145.708 orang dan estimasi masa tunggu sekitar 26 tahun menurut data Kementerian Haji dan Umrah Aceh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banda Aceh, IDN Times -Jemaah Calon Haji Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Aceh mulai masuk asrama haji di Kota Banda Aceh, pada Selasa (5/5/2026) sekira pukul 07.00 WIB. Jemaah berasal dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

"Jumlah jemaah yang berangkat 393 orang, sudah termasuk enam petugas haji," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal.

1. Jemaah berangkat Rabu dini hari

Jemaah calon haji asal Maluku Utara saat berada di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (30/4/2026). IDN Times/Darsil Yahya

Arijal menyampaikan jumlah jemaah asal Kota Banda Aceh 287 orang dan 100 orang dari Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan jenis kelamin, jemaah terdiri dari 153 laki-laki dan 240 perempuan.

Seluruh jemaah, kata dia, telah melalui tahapan persiapan secara menyeluruh, mulai dari administrasi hingga pemeriksaan kesehatan. Rencananya akan diberangkatkan pada Rabu (6/5/2026) melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM).

“Seluruh proses persiapan, baik administrasi, kesehatan, maupun teknis keberangkatan sudah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

2. Kloter pertama ditempatkan di wilayah Jerwal Sektor 6

Pemeriksaan kesehatan jemaah calon haji di Asrama Sudiang, Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin

Ia menjelaskan, jemaah kloter pertama akan didampingi enam petugas yang terdiri dari petugas haji daerah serta tenaga kesehatan guna memastikan pelayanan optimal selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Petugas yang mendampingi memiliki peran penting, tidak hanya dalam pelayanan administratif, tetapi juga dalam memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga, terutama bagi jemaah lanjut usia dan yang memiliki risiko kesehatan,” ujarnya.

Selama berada di Arab Saudi, jemaah Aceh akan ditempatkan di wilayah Jarwal, sektor 6, yang menjadi bagian dari pengaturan pemondokan jemaah Indonesia.

Arijal juga menyoroti keberagaman usia jemaah dalam kloter pertama. Jemaah termuda tercatat berusia 19 tahun atas nama Maisya Alkhansa Mukammil dari Kota Banda Aceh, sementara jemaah tertua berusia 88 tahun, yakni Tihawa binti Muhammad Amin asal Kabupaten Aceh Besar.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa pelayanan haji harus benar-benar memperhatikan aspek kesehatan dan kenyamanan, terutama bagi jemaah lansia. Kami terus mengingatkan agar seluruh jemaah menjaga stamina sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” katanya.

3. Estimasi waktu tunggu capai 26 tahun

Jemaah Calon Haji Banda Aceh (Dok. Pribadi Nasza)

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat Aceh untuk menunaikan ibadah haji masih menjadi tantangan tersendiri, terlihat dari panjangnya daftar tunggu.

“Per hari ini, jumlah calon jemaah haji Aceh yang masuk daftar tunggu mencapai 145.708 orang, dengan estimasi masa tunggu sekitar 26 tahun. Ini menunjukkan minat masyarakat yang sangat tinggi untuk menunaikan ibadah haji,” ungkap Arijal.

Ia pun mengimbau seluruh jemaah yang berangkat tahun ini agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Kesempatan berangkat haji ini adalah anugerah yang patut disyukuri,” tuturnya.

Pemerintah juga memastikan seluruh layanan bagi jemaah, mulai dari asrama haji hingga proses keberangkatan, telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini.

Editorial Team