Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)

Pada tahun 2026, Malam Nisfu Syakban jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026, dimulai sejak Magrib Senin malam hingga fajar Selasa.

Selain penting untuk memperbanyak ibadah, malam Nisfu Syakban juga dikenal sebagai malam penuh berkah dan pengampunan. Banyak umat Islam memanfaatkannya untuk berdoa dan berzikir. S

Di bulan ini, umat Islam disunnahkan untuk menjalankan ibadah yang juga disebut puasa nisfu Syakban. Puasa ini juga dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Yakni dilakukan antara 1-3 Februari 2026, umat Islam bisa melaksanakan puasa Ayyamul Bidh.

Puasa Nisfu Syakban juga telah dilakukan oleh Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Aisyah, RA. Walaupun ada yang pro dan kontra mengenai pelaksanaan puasa nifsu Syakban, ibadah ini tetap ada yang melakukannya. Lalu apa saja keutamaan dari puasa Nisfu Syakban ?

1. Menjadi bulan naiknya berbagai amal manusia

ilustrasi berbuka puasa (pexels.com/Thirdman)

Bulan Syakban terjadi diantara Bulan Rajab dan bulan Ramadan. Bulan ini selalu kerap dilewatkan oleh manusia. Padahal bulan ini memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Muslim. Dilansir dari sentuhanqolbu.org, Rasulullah SAW. bersabda bahwa bulan Syakban adalah bulan naiknya amalan manusia kepada Allah SWT. 

Lewat Hadis Riwayat An Nasa’i, Rasulullah SAW. selalu berpuasa saat amalnya dinaikkan. Selain itu, bulan Syakban kerap menjadi bulan tempat manusia lalai. Dilansir dari sentuhanqolbu.org, Abu Sholeh menyatakan bahwa ha itu dapat menjadi bagian dari keutamaan puasa nisfu Syakban

2. Dapat memperbanyak ibadah puasa di bulan Syakban

ilustrasi buka puasa bersama (pexels.com/Gül Işık)

Lewat Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim yang dilansir dari islam.nu.or.id, Aisyah r.a. selalu melihat Rasulullah SAW. berpuasa sunnah secara penuh pada bulan Syakban. Dari hadist ini menjadi pendukung keutamaan puasa di bulan Syakban. Bulan Syakban juga dapat menjadi bulan untuk melakukan berbagai puasa sunnah.

Dilansir dari sentuhanqolbu.org, Rasulullah SAW. kerap mengqodho’ puasa sunnah di bulan Syakban. Hal ini juga dapat meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Selain itu, Hadis Riwayat Ibnu Majah juga menyatakan bahwa umat Muslim dapat berpuasa di bulan Syakban.

3. Sebagai pemanasan untuk puasa di bulan Ramadan

ilustrasi puasa (pexels.com/ Zak Chapman)

Puasa nisfu Syakban dapat menjadi pemanasan untuk puasa di bulan Ramadan. Dilansir dari sentuhanqolbu.org, puasa Syakban membuat orang lebih kuat dalam menjalani puasa di bulan Ramadan. Puasa nisfu Syakban juga menjadi bagian untuk meningkatkan keimanan.

4. Mengharapkan Ridha dari Allah SWT.

Ilustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)

Setiap ibadah ditujukan untuk mengharapkan ridha dari Allah SWT, termasuk puasa nifsu Syakban. Rasulullah SAW/ lewat hadistnya menyampaikan bahwa Allah SWT. tidak segan memberikan ridha kepada umatnya yang tidak lelah beribadah dan melakukan hal baik. Termasuk puasa nifsu Syakban dapat dilakukan untuk mengharapkan ridah dari Allah SWT. 

Editorial Team