Medan, IDN Times- Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Gang Bidan, Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Senin malam (2/2/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu menghanguskan lima unit rumah, sebagian di antaranya dalam kondisi berpenghuni.
Kebakaran Hanguskan 5 Rumah di Jalan Karya

Intinya sih...
Tiga rumah terbakar di Gang Bidan, Jalan Karya, Medan Barat.
Korsleting listrik diduga sebagai penyebab kebakaran.
Lokasi kebakaran di gang sempit sulitkan proses pemadaman api.
1. Tiga rumah dalam kondisi dihuni warga
Hingga api berhasil dikendalikan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Dari total lima rumah yang terdampak, tiga rumah dihuni warga, sementara dua lainnya dalam keadaan kosong.
Kepala Lingkungan XIII, Muhammad Nurdin, menyebut api pertama kali terlihat dari bagian belakang salah satu rumah sebelum dengan cepat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. “Api muncul dari belakang rumah dan langsung merembet. Karena jarak rumah berdekatan, penyebarannya sangat cepat,” kata Nurdin.
2. Diduga dari salah satu rumah yang korsleting listrik
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengungkapkan dugaan awal kebakaran dipicu korsleting listrik di salah satu rumah.
“Informasi sementara yang kami terima akibat korsleting listrik. Namun untuk kepastian, masih diperlukan penyelidikan lanjutan oleh pihak kepolisian,” jelas Wandro.
Ia menambahkan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 21.30 WIB. Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk menjinakkan api di lokasi kejadian.
“Kami turunkan lima unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran di lima rumah tersebut,” katanya.
3. Lokasi kebakaran di gang sempit sulitkan proses pemadaman api
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, proses pemadaman sempat terkendala kondisi medan. Lokasi kebakaran yang berada di gang sempit selebar sekitar tiga meter membuat petugas harus menarik selang air cukup jauh.
“Akses yang terbatas menjadi kendala utama di lapangan, sehingga membutuhkan waktu ekstra dalam proses pemadaman,” pungkasnya.