Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ke Markas Adhyaksa FC, Misi Balas Dendam PSPS dan Berharap Fair Play
Pemain PSPS saat mencoba merebut bola dari kaki pemain Adhyaksa FC (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

IDN Times, Pekanbaru - PSPS Pekanbaru kembali bertandang ke markas Adhyaksa FC pada round ketiga Liga Championship musim 2025/2026. Laga atau match ke 20 ini, akan berlangsung Banten Internasional Stadium pada hari ini, Jumat (20/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Pertandingan malam nanti, diyakini menjadi laga berat bagi Askar Bertuah. Pasalnya, dalam dua pertemuan terakhir, PSPS belum pernah menang melawan Adhyaksa FC, baik di laga kandang maupun tandang. 

Terakhir, PSPS dipaksa bermain imbang di hadapan pendukungnya sendiri dan dipaksa membayar denda usai melontar kalimat atau nyanyian negatif kepada perangkat pertandingan serta melempar botol minuman ke perangkat pertandingan. 

Saat ini, PSPS masih tertahan di posisi 8 klasemen sementara dengan raihan poin sebanyak 22 dari 19 laga. Sedangkan Adhyaksa FC, saat ini berada di posisi ke 2 klasemen sementara dengan raihan poin sebanyak 36 poin dari 19 kali pertandingan.

1. Misi balas dendam

Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso (IDN Times/ Fanny Rizano)

Terkait laga malam nanti, pelatih PSPS Aji Santoso mengklaim telah menyiapkan strategi untuk membuat Adhyaksa FC tertunduk di depan penontonnya sendiri.

Aji Santoso bahkan mengaku sudah melakukan evaluasi, hal apa saja yang menjadi kekuatan dan kekurangan dari tim lawan. Ia bersama tim pelatih juga sudah mengamati bagaimana Adhyaksa FC bermain.

"Menghadapi Adhyaksa nanti, tentu kami sudah mengevaluasi apa yang menjadi kekuatan dan kekurangan dari tim lawan. Sudah kami evaluasi, sudah kami berikan kepada pemain di dalam latihan," ujar Aji, Jumat (20/2/2026).

2. Berharap fair play 

Wasit Yeni Krisdianto dalam laga PSPS vs Adhyaksa FC diteriaki mafia oleh ribuan suporter PSPS (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Disamping itu, Aji Santoso juga berharap laga nanti malam berjalan dengan lancar fair play. Pasalnya, dalam laga sebelumnya di putaran kedua yang berlangsung di Stadion Kharuddin Nasution Kota Pekanbaru, PSPS merasa dicurangi oleh pimpinan wasit yang menguntungkan Adhyaksa FC.

"Mudah-mudahan pertandingan nanti lancar dan fair play," harapnya.

"Apalagi sekarang bulan puasa, bulan suci, mudah-mudahan pertandingan berjalan dengan baik," sambungnya.

3. Tim pelatih perhatikan asupan makanan dan waktu istirahat pemain

Tim PSPS Pekanbaru saat latihan di Banten Internasional Stadium (IDN Times/ IG pspsriau)

Diketahui, laga malam nanti menjadi tantangan tersendiri bagi PSPS. Pasalnya, laga berlangsung di bulan Ramadan dan berjarak 3 jam usai berbuka puasa.

Aji Santoso menerangkan, laga malam nanti membutuhkan penyesuaian khusus untuk anak asuhnya, terutama dalam hal fisik dan kebugaran.

"Pemain harus mampu beradaptasi dengan kondisi ini," terang Aji.

Dijelaskannya, perbedaan waktu berbuka dengan kick-off yang hanya sekitar tiga jam membuat tim pelatih harus cermat dalam mengatur pola asupan makanan dan waktu istirahat para pemain.

"Jeda antara berbuka dan pertandingan hanya sekitar tiga jam. Karena itu, kami memilih menu makanan yang mudah dicerna agar saat pertandingan nanti pemain tidak mengalami gangguan, seperti sakit perut atau kram. Semua sudah kami perhitungkan dari sisi nutrisi," jelasnya.

"Kami juga harus mengatur pemain agar pandai beristirahat. Manajemen energi sangat penting di bulan puasa. Jangan sampai tenaga terkuras sebelum pertandingan dimulai," pungkas Aji Santoso.

Editorial Team