Medan, IDN Times - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara, Ahmad Qosbi menyampaikan data yang valid membantu pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mengambil kebijakan preventif, seperti pemetaan situasi (reduksi data) dan sosialisasi yang efektif.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Narasumber Podcast Paskalibah Pro di Gedung Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatra Utara, pada Senin (11/05/2026).
“Data memiliki peran krusial dalam merawat kerukunan antar umat beragama melalui penyediaan informasi akurat mengenai potensi konflik, peta kerukunan, dan kebutuhan dialog. Pemerintah dan organisasi masyarakat seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) misalnya dapat mengambil kebijakan yang optimal untuk merawat harmoni dalam kehidupan beragama,” ucap Kakanwil.
