Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga Aceh Tengah gunakan sling untuk menyeberangi sungai (dok.Pemkab Aceh Tengah)
Warga Aceh Tengah gunakan sling untuk menyeberangi sungai (dok.Pemkab Aceh Tengah)

Medan, IDN Times- Jembatan darurat Berawang Gajah yang dibangun TNI Yonzipur di Kabupaten Aceh Tengah kini telah rampung. Jembatan ini sudah dapat dilalui dan menghubungkan empat kampung yang selama dua bulan ini terisolir di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

Empat kampung yang sebelumnya terputus akses tersebut yakni Kekuyang, Burlah, Buge Ara, dan Pantan Reduk. Masyarakat terpaksa menggunakan tali sling untuk menyeberang dan beraktivitas membawa hasil bumi.

1. Bupati Aceh Tengah bersyukur 4 kampung kembali terhubung

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga saat memantau warga di pengungsian (dok.Humas Aceh Tengah)

Jembatan ini sudah ditinjau langsung Bupati Aceh Tengah Haili Yoga. Ia bersyukur empat desa kini bisa terhubung kembali dengan jembatan darurat.

“Hari ini kami berada di Jembatan Berawang Gajah. Sebuah kebahagiaan bagi empat desa, Bintang Pepara, Burlah, Kekuyang, dan Buge Ara, karena hari ini sudah bisa dilewati dengan jembatan darurat. Ini adalah karya TNI Yonzipur, hasil kerja sama dengan masyarakat dan BNPB. Semua berkolaborasi," ujar Haili.

2. Warga bersyukur bisa melintas lagi

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyalurkan lampu panel surya dari BNPB (dok.Humas Aceh Tengah)

Menurut Hailil, ini menjadi bukti jika negara melalui TNI hadir untuk masyarakat. “Hari ini kami bahagia sekali. Atas nama pemerintah dan masyarakat Aceh Tengah, kami mengucapkan terima kasih. Ini bukti nyata bahwa TNI hadir untuk masyarakat, melayani masyarakat", sambungnya.

Di tengah itu, mereka juga mendapat kabar duka meninggalnya Komandan Kompi Yonzipur, Kapten Muhammad Saugi karnea kecelwakaan. "Beliau adalah sosok luar biasa, bekerja keras menyiapkan jembatan di banyak tempat. Semoga arwah beliau diterima Allah SWT sebagai pahala pengabdian untuk masyarakat", tutur Bupati dengan suara bergetar.

Rampungnya jembatan ini disambut bahagia warga. Apalagi mereka kini bisa beraktivitas. “Bahagia sekali, Pak. Sekarang kami sudah bisa lewat, tidak terisolir lagi", ujarnya haru.

3. Pemkab Aceh Tengah perpanjang masa tanggap darurat

Warga kembali membangun jembatan darurat untuk penyeberangan di Sungai Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah (dok.warga)

Kondisi pemulihan bencana dan banyaknya lokasi yang masih terisolir membuat Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi memperpanjang masa penetapan status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi untuk yang keenam kalinya. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 360/8/BPBD/2026 tertanggal 22 Januari 2026 (22/1/2026).

​Perpanjangan status tanggap darurat ini berlaku selama tujuh hari ke depan, terhitung mulai tanggal 23 Januari hingga 29 Januari 2026.

Editorial Team