Langkat, IDN Times - Menjelang mudik lebaran Idul Fitri 1447 H, pihak kepolisian dari Unit Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Langkat melakukan pemetaan sejumlah titik rawan di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Salah satunya di Jalur Lintas Sumatra (Jalinsum) Medan-Banda Aceh.
"Jalur strategis Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Banda Aceh menjadi fokus utama pengawasan. Karena diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan saat arus mudik dan balik, termasuk Pasar Tumpah Pekan Tanjung Pura yang juga menjadi prioritas pengamanan," kata Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Mhd Tommy Franata, Rabu (4/3/2026).
Jelang Mudik Lebaran, Ini Sejumlah Titik Rawan di Jalinsum Medan-Aceh

1. Berikut sejumlah ruas titik jalan yang perlu perhatian
Dari hasil survei, ditemukan sejumlah titik yang memerlukan perhatian, di antaranya jalan berlubang, lampu penerangan jalan umum yang tidak berfungsi, rest area yang perlu pembenahan, serta ruas jalan yang belum dilengkapi rambu lalulintas.
Adapun beberapa titik rawan yang teridentifikasi antara lain penyempitan jalan di KM 40–41 Desa Ampera, Kecamatan Wampu. Daerah rawan kecelakaan di KM 53–54 Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Hinai akibat tikungan, minim penerangan dan kurangnya rambu.
Jalan rusak di Jalan Perintis Kemerdekaan serta Jalan Khairil Anwar Tanjung Pura, rambu dilarang jalan yang hilang di Jalan Jenderal Sudirman Simpang Koramil Tanjung Pura.
2. Seluruh temuan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi
Pohon di bahu jalan Provinsi Padang Tualang yang berpotensi membahayakan. Serta pengecekan kesiapan fasilitas Terminal Pasar X dan rest area di Tol KM 41 dan KM 55 Kecamatan Tanjung Pura. "Harapannya masyarakat yang melaksanakan mudik hingga balik Lebaran di wilayah Kabupaten Langkat dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif," jelas dia.
"Seluruh temuan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dan penyampaian surat kepada Balai Besar Jalan Nasional, serta instansi terkait lainnya agar perbaikan dapat dilakukan sebelum puncak arus mudik," timpal Tommy.
3. Masyarakat diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima
Tommy menegaskan pihaknya telah menyiapkan langkah pengaturan dan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan di titik-titik rawan. Selain itu, personel juga akan disiagakan di pos pengamanan dan pos pelayanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Masyarakat diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi rambu lalu lintas, serta beristirahat cukup selama perjalanan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan keadaan darurat di jalan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Polri melalui nomor 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa," tegas Tommy.