Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jeep Willys Terpampang Gagah di Pameran Kendaraan Tempoe Doeloe
Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara memamerkan puluhan Kendaraan Tempoe Doeloe yang ada di Sumatera Utara (IDN Times/Indah Permata Sari)

Medan, IDN Times - Untuk pertama kalinya, Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara memamerkan puluhan Kendaraan Tempoe Doeloe yang ada di Sumatera Utara. Mulai dari sepeda, kereta lembu, sado, angkong, becak, vespa, hingga mobil antik.

Acara ini digelar selama 3 hari mulai Jumat (27/10/2023) hingga Minggu (29/10/2023) oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara (Dinas Budparekraf Sumut).

Pameran ini dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober sekaligus memeringati Hari Museum Nasional tahun 2023 yang jatuh setiap tanggal 12 Oktober.

“Tujuannya agar kita tahu dan tidak melupakan bahwa kendaraan yang kita pakai itu memiliki perjalanan yang panjang jadi bukan sudah ada yang seperti sekarang. Mulai dari kereta, becak, sepeda sepeda motor hingga mobil,” jelas Khairun Nisa sebagai kurator.

1. Kendaraan paling tua salah satunya sado

Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara memamerkan puluhan Kendaraan Tempoe Doeloe yang ada di Sumatera Utara (IDN Times/Indah Permata Sari)

Nisa menjelaskan kendaraan tempoe doeloe yang dipamerkan ini merupakan kolektor dari beberapa pemilik kendaraan antik di Medan. Jika dilihat, kendaraan paling tua pada jamannya adalah sado.

Diketahui bahwa, kendaraan sado adalah kereta tradisional beroda dua yang ditarik dengan kuda dapat dinaikki tiga penumpang. Nama sado berasal dari Bahasa Prancis dos-a-dos yang artinya punggung bertemu punggung. Besar kemungkinan kereta kuda ini muncul saat bangsa Eropa menjajah Nusantara.

2. Ada Jeep Willys yang gagah terpampang

Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara memamerkan puluhan Kendaraan Tempoe Doeloe yang ada di Sumatera Utara (IDN Times/Indah Permata Sari)

Kemudian ada juga kendaraan yang dipamerkan adalah Jeep Willys atau Mambo tahun 1955.

Dalam ceritanya, pada suatu massa ditahun 1937, pihak angkatan perang Amerika Serikat meminta para produsen mobil dalam negeri untuk mengirimkan proposal terkait penggantian kendaraan perang yang sudah tua. Jeep Willys ini terbukti sangat efektif dilapangan hingga dianggap sebagai kendaraan ikonik pada masa perang dunia II.

Selain Jeep Willys, ada juga mobil mini tahun 1952 yang berjenis sedan dengan ukuran mungil silinder 990 cc. Mobil ini diproduksi oleh British Motor Corporation (BMC) yang merupakan gabungan dari Austin Motor Company Limited dan Morris Motors Limited.

Mobil ini pernah dipakai oleh pemeran Letjend Jamin Ginting dalam film Tiga Nafas Likas tahun 2014. Sekaligus juga busa untuk dijadikan mobil pengantin atau sebagai properti untuk foto prawedding.

3. Terdapat partisi foto dan keterangan menceritakan tentang asal usul kendaraan dijaman dulu

Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara memamerkan puluhan Kendaraan Tempoe Doeloe yang ada di Sumatera Utara (IDN Times/Indah Permata Sari)

Ada juga dipamerkan miniatur atau replika kereta lembu dan kereta rintak-rintak. Total koleksi pameran transportasi ada sekitar 50an kendaraan Tempoe doeloe.

Masuk kedalam museum juga disajikan sejumlah partisi berisi foto dan keterangan yang bercerita (storytelling) tentang asal usul kendaraan jaman dulu hingga bisa hadir saat ini kendaraan baru.

Selama 3 hari berturut-turut, acara ini digelar untuk umum secara gratis untuk melihat sekaligus mengedukasi masyarakat terkait kendaraan tempoe doeloe.

Diharapkan hadirnya pameran ini bisa dapat mengedukasi para pemuda, dengan target ribuan pengunjung.

Editorial Team