Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ini Nama Korban Kecelakaan Bus Halmahera di Tol Kualanamu-Tebingtinggi
Bus Halmahera alami kecelakaan di jalan tol JMKT (dok.istimewa)
  • Kecelakaan terjadi di Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi saat bus Halmahera menabrak mobil L300 pengangkut ayam yang patah as, menyebabkan bus terguling keluar jalur.
  • Dari total 23 penumpang, empat orang meninggal dunia, enam luka berat, dan tiga luka ringan; seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
  • Polisi masih menyelidiki kasus ini karena sopir bus diduga melarikan diri dan identitasnya belum ditemukan, sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serdang Bedagai, IDN Times - Insiden kecelakaan lalu lintas bus Medan kembali terjadi, kali ini di jalan tol JMKT (Ruas Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi). Bus Halmahera jurusan Riau - Medan itu terguling sehingga mengakibatkan 4 penumpangnya meninggal dunia.

Polisi saat ini tengah melakukan evakuasi jenazah korban dan unit bus yang terperosok keluar jalur tol. Sementara penumpang selamat segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

1. Kecelakaan bus bermula ketika mobil L300 pengangkut ayam di depannya mengalami patah as

Kasat PJR Polda Sumut, AKBP Dhery (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kasat PJR Polda Sumut, AKBP Dhery Fajariandono, membenarkan kecelakaan tersebut. Ia mengatakan insiden terjadi saat bus Halmahera bergerak menuju ke Medan pukul 06.30 WIB.

"Kendaraan Mitsubishi L300 dengan muatan ayam ternak datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Setibanya di KM 63.200 B pukul 06.30 WIB kendaraan tersebut mengalami patah as roda, sehingga kendaraan tersebut terguling dan akhirnya melintang di tengah jalan," kata Dhery, Senin (11/5/2026).

Mobil Bus Halmahera dengan nomor polisi BK 7347 UA yang berada tidak jauh di belakang pick up L300 tersebut otomatis tidak dapat menghindar. Bus menabrak pick up pengangkut ayam lalu banting setir ke pinggir jalan.

"Bus oleng ke kiri sehingga terperosok dan terguling ke luar badan ruas tol," lanjutnya.

2. Ada 23 penumpang jadi korban, 4 dinyatakan meninggal dunia

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Akibat terguling dan terperosok ke luar lintasan tol, benturan keras tak dapat terhindarkan. Akibatnya dari 23 orang, 4 penumpang dinyatakan meninggal dunia.

"Akibat peristiwa tersebut dari penumpang bus, 6 orang yang mengalami luka berat dan 3 orang luka ringan langsung di bawa ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam. Sementara 4 orang korban meninggal dunia di TKP dibawa ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam," beber Dhery.

Usai kecelakaan, pengemudi mobil Bus Halmahera diduga melarikan diri. Begitu pula dengan surat kendaraan dan identitas sopir juga tidak ditemukan.

"Kerugian material ditaksir sebesar Rp150 juta," terangnya.

3. Ini daftar nama korban kecelakaan bus Halmahera

Bus Halmahera alami kecelakaan di jalan tol JMKT (dok.istimewa)

PJR Polda Sumut telah mendata identitas penumpang bus yang mengalami kecelakaan. Dari 4 penumpang yang meninggal dunia, ada 2 yang belum teridentifikasi.

Korban meninggal:

1. Risiani (75 tahun) warga Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

2. Muhammad Rizky (23 tahun) warga Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan.

3. Mr. X (laki-laki).

4. Mr. X (laki-laki).

Korban luka:

1. Elvida Ambia (59 Tahun) warga Ulee Pata, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

2. Lamria Sihombing (30 tahun) warga Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Labuhan Batu Selatan (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

3. Doni Arifin (48 tahun) warga Kelurahan Pangkalan Mansur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

4. Elfrifa Leliana Nainggolan (61 tahun) warga Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Labuhan Batu Selatan (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

5. Sardia Br Ujung (65 tahun) warga desa Salam Tani, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

6. Nabil Ikhsan Harahap (18 tahun) warga Simpang Tetap Darul Icshan, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

7. Okvian Nugroho Binokri (26 tahun) warga Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

8. Denes Suwandi (35 tahun) warga Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

9. Chyntia Fitriani (23 tahun) warga Permai I Jaya Mukti, Dumai (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

10. Rian Syahputra warga Tembung Pasar 10 (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

11. Erwin Hutrian Manik warga Jalan Kongsi, Medan (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

12. Reno Hardianto Lumbantobing (18 tahun) warga Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir (luka ringan dirawat di RS Sari Mutiara).

13. Joni Simorangkir (57 tahun) warga Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan (dirawat di RS Sari Mutiara Grand Medistra Lubuk Pakam).

14. Titin Supriatni (54 tahun) warga Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan (dirawat di RS Sari Mutiara Grand Medistra Lubuk Pakam).

15. Julinar Munthe (29 tahun) warga Kelurahan Silumajang, Labuhan Batu Utara (dirawat di RS Sari Mutiara Grand Medistra Lubuk Pakam).

16. Said Alfandri (sudah pulang dan bayar umum).

17. Saipul Anwar Surbakti (70 tahun) warga Desa Salam Tani, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang (dirawat di RSUD Amri Tambunan).

18. Eric Ardiansyah Pery (26 tahun) warga Kota Pekan Baru (dirawat di RSUD Amri Tambunan).

19. Bismihayati (28 tahun) warga Kota Dumai, Riau (dirawat di RSUD Amri Tambunan).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team