PT Toba Pulp Lestari (instagram.com/@tobapulplestari)
Di antara 12 perusahaan Sumut yang sudah Go Public, PT Toba Pulp Lestari Tbk adalah yang tertua atau terlama. Berdasarkan catatan BEI, perusahaan berkode emiten INRU ini sudah listing sejak 8 Juni 1990. Wow, sudah 35 tahun ternyata.
Namun sayangnya pada 18 Desember 2025 saham INRU di-suspend BEI. Akibat dari pernyataan pemerintah terkait pencabutan izin usaha pemanfaatan hutan (PBPH) dan izin tambang 28 perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar pasca bencana banjir hebat 26 November 2025. Satu di antaranya adalah PT TPL.
Manajemen INRU dalam keterbukaan informasi di laman resmi BEI menegaskan akan mematuhi seluruh ketentuan regulator dan mengikuti perkembangan kebijakan pemerintah terkait penertiban usaha berbasis sumber daya alam.
Di sisi lain, saham INRU hingga kini masih berada dalam status suspensi. Berdasarkan pengumuman resmi Bursa Efek Indonesia, perdagangan saham PT Toba Pulp Lestari Tbk dihentikan sementara sejak Sesi II perdagangan Rabu, 17 Desember 2025 di angka 590.
Hingga saat ini, Bursa belum menyampaikan waktu pembukaan kembali perdagangan saham INRU dan masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari perseroan serta regulator terkait.
Setelah INRU, perusahaan lain asal Sumut yang berhasil Go-Public adalah PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk tahun 2000. Sedangkan yang paling terbaru Go Public adalah PT Maja Agung Latexindo Tbk. Perusahaan berkode emiten SURI ini listing perdana pada 7 Desember 2023 dan merupakan Shamrock Group.