Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
-
Petugas berwajib saat mengevakuasi jasad pria di sungai Sei Belawan Kecamatan Sunggal (dok.Polsek Sunggal)

Intinya sih...

  • Pria paruh baya ditemukan tewas di sungai Sei Belawan Kecamatan Sunggal

  • Korban bernama Sofyan, hilang selama 3 hari sebelum ditemukan oleh polisi

  • Tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad Sofyan, polisi mengantarkan jasadnya ke rumah duka

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Deli Serdang, IDN Times - Masyarakat Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, kaget usai menemukan jasad seorang pria di aliran sungai, Rabu (18/2/2026). Tubuhnya mengambang terbawa arus lalu menyangkut di pinggir sungai Sei Belawan.

Kini, jasad pria paruh baya itu sudah dievakuasi oleh petugas berwajib. Polisi juga telah mengantongi identitasnya dan menghubungi keluarga korban.

1. Pria yang tewas di sungai Sei Belawan Kecamatan Sunggal ternyata warga Tuntungan

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

Kapolsek Sunggal, Kompol Muhammad Yunus Tarigan, melalui keterangan tertulisnya membenarkan penemuan mayat itu. Korban diketahui bernama Sofyan (35 tahun), seorang petani yang bermukim di Jalan Bunga Melati Kecamatan Medan Tuntungan.

"Jasad Sofyan ditemukan pada hari Rabu tanggal 18 Febuari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB di dalam sungai Sei Belawan Dusun II Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal," terang Yunus.

Penemuan mayat ini didapatkan Unit Reskrim Polsek Sunggal dari laporan warga. Mereka mendapatkan informasi awal adanya mayat laki-laki di pinggir sungai.

"Kemudian Polsek Sunggal meluncur ke TKP. Dan benar, ada ditemukan sesosok mayat laki-laki dengan posisi terlentang. Selanjutnya, Unit Reskrim menghubungi pihak INAFIS dan Team BASARNAS Kota Medan untuk mengevakuasinya," lanjutnya.

2. Korban sempat dinyatakan hilang selama 3 hari oleh keluarga

Petugas berwajib saat mengevakuasi jasad pria di sungai Sei Belawan Kecamatan Sunggal (dok.Polsek Sunggal)

Setelah mengetahui bahwa identitas mayat laki-laki tersebut adalah warga Tuntungan, polisi segera menghubungi keluarga korban. Ditemukan fakta bahwa Sofyan dinyatakan hilang oleh keluarga 3 hari yang lalu.

"Menurut keterangan keluarga, pada hari Senin tanggal 16 Febuari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB , korban mau menyeberang sungai Sei Belawan di Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, tanpa alat pelampung. Di saat itu arus sungai memang sedang deras," ujar Yunus.

Karena tak bisa melawan arus, tubuh korban akhirnya terseret. Bahkan setelahnya sempat dilakukan pencarian oleh tim BASARNAS dan Polsek Medan Tuntungan

"Pencarian selama 3 hari. Dan saat ini korban ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia di Wilayah Hukum Polsek Sunggal," jelasnya.

3. Polisi: tak ada ditemukan tanda kekerasan

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Jasad Sofyan selanjutnya dimasukkan ke dalam kantong jenazah. Polisi juga saat ini tengah mengantar jasadnya ke rumah duka yang berada di Medan Tuntungan.

"Dari hasil pemeriksaan Inafis, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Selanjutnya Unit Reskrim Medan Sunggal menyerahkan korban ke Polsek Medan Tuntungan," pungkas Kapolsek Sunggal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team