Medan, IDN Times- Penipuan saat ini marak terjadi. Tak terkecuali yang membawa nama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Belakanggan penawaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI lewat tautan tidak resmi dan media sosial menjadi modus penipuan berbahaya.
Hal itu ditegaskan Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya. Ia memastikan bahwa seluruh informasi tersebut bukan berasal dari BRI dan tidak memiliki keterkaitan dengan layanan maupun operasional perusahaan.
“Seluruh proses pengajuan KUR BRI dapat diakses masyarakat melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI serta BRILink Agen atau menghubungi tenaga pemasar BRI di seluruh Indonesia, dan tidak dipungut biaya apa pun di awal,” ujar Akhmad dalam keterangan tertulisnya.
