Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Cabai Merah dan Daging Ayam Anjlok Bakal Sumbang Deflasi Oktober
Daging ayam di Pasar Pagi Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • Harga cabai merah di Medan turun dari sempat di atas Rp80.000 menjadi sekitar Rp50.000 per kilogram pada awal pekan, didorong persediaan yang mengendap di pedagang.

  • Daging ayam juga turun dari Rp41.000 menjadi Rp38.000 per kilogram, dengan penurunan yang terjadi merata hingga tingkat pedagang besar.

  • Kenaikan pasokan cabai dan ayam, serta permintaan ayam yang melemah, diproyeksikan menyumbang deflasi Oktober 2026 dan menahan inflasi Sumut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
empat pekan terakhir

Data mingguan mencatat kenaikan pasokan daging ayam.

pekan sebelumnya

Harga cabai merah sempat naik hingga di atas Rp80.000 per kilogram. Tekanan harga pangan juga bergejolak.

Jumat lalu

Satu sampel pedagang menjual daging ayam seharga Rp41.000 per kilogram.

awal pekan ini

Harga cabai merah dan daging ayam di Medan turun. Harga daging ayam pada sampel pedagang turun menjadi Rp38.000 per kilogram.

12 Oktober 2026

Gunawan Benjamin menyatakan harga cabai merah terpantau sekitar Rp50.000 per kilogram dan penurunan dipengaruhi peningkatan persediaan.

Oktober 2026

Penurunan harga cabai merah dan daging ayam diproyeksikan menyumbang deflasi serta menahan inflasi Sumut.

kini

Harga kedua komoditas telah turun setelah sebelumnya melambung di atas Rp80.000 per kilogram.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Harga cabai merah dan daging ayam di Kota Medan turun pada awal pekan, dan keduanya diproyeksikan menyumbang deflasi Oktober 2026.
  • Who?
    Pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin memantau harga komoditas; pedagang cabai dan daging ayam di Medan mencatat penurunan transaksi.
  • Where?
    Penurunan harga terpantau di Kota Medan, termasuk berdasarkan pemantauan di pasar induk dan pada pedagang besar.
  • When?
    Perubahan harga tercatat pada awal pekan, Senin 12 Oktober 2026, setelah cabai merah sempat melampaui Rp80.000 per kilogram pada pekan sebelumnya.
  • Why?
    Penurunan harga didominasi peningkatan persediaan dan pasokan. Untuk daging ayam, permintaan juga cenderung menurun meski harga pokok produksi sedang naik.
  • How?
    Cabai merah ditransaksikan sekitar Rp50.000-Rp68.000 per kilogram, sementara daging ayam turun dari Rp41.000 menjadi Rp38.000 per kilogram pada sampel pedagang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Harga cabai merah dan daging ayam di Medan turun. Cabai merah yang dulu lebih dari Rp80.000 sekarang sekitar Rp50.000 sampai Rp68.000 per kilo. Daging ayam juga turun dari Rp41.000 jadi Rp38.000. Pak Gunawan bilang barangnya banyak, tapi yang membeli lebih sedikit. Harga turun ini bisa membuat biaya hidup Oktober ikut turun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Turunnya harga cabai merah dan daging ayam memberi ruang lega bagi konsumen Medan setelah kenaikan tajam pada pekan sebelumnya. Persediaan yang meningkat tidak hanya meredam gejolak harga cabai, tetapi juga menopang penurunan harga ayam di tingkat pedagang besar, sehingga berpotensi menahan tekanan inflasi pangan pada Oktober.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Harga daging ayam dan cabai merah di Kota Medan anjlok pada awal pekan ini. Setelah sempat melambung di atas Rp80.000 per kilogram, kini kedua komoditas tersebut kompak turun dan diproyeksikan menjadi penyumbang deflasi pada Oktober 2026.

Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, menyebutkan penurunan harga cabai merah menabrak kebiasaan lama. Biasanya, setiap awal pekan harga cabai justru naik, terutama jika pasokan banyak didatangkan dari luar Sumut. Namun, kali ini trennya berbalik.

"Belakangan ini harga cabai merah alami kenaikan yang cukup signifikan hingga sempat berada di atas Rp80.000 per kilogram pada pekan sebelumnya. Namun di awal pekan ini harga cabai merah terpantau berada di kisaran Rp50.000 per kilogram," ujar Gunawan, Senin (12/10/2026).

1. Penurunan harga masih didominasi faktor persediaan

Cabai merah di Pasar Pagi Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Dari hasil pemantauan langsung di pasar induk, Gunawan mencatat harga cabai merah paling banyak ditransaksikan dalam rentang Rp50.000 hingga Rp65.000 atau Rp68.000 per kilogram, meski di beberapa pedagang masih ada yang menjual Rp80.000 per kilogram.

Menurut Gunawan, penurunan harga masih didominasi faktor persediaan. Pasokan cabai merah yang mengendap di pedagang terpantau meningkat sehingga mampu meredam volatilitas harga untuk sementara waktu.

Berbeda dengan cabai merah, sejumlah cabai lain justru masih bertahan mahal. Cabai rawit masih berada di rentang Rp73.000–Rp80.000 per kilogram, cabai hijau di kisaran Rp52.000 per kilogram, dan cabai caplak di kisaran Rp85.000 per kilogram.

2. Penurunan juga terjadi merata di level pedagang besar

Daging ayam di Pasar Pagi Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Selain cabai, daging ayam juga turun tajam. Gunawan mencontohkan, jika pada Jumat lalu satu sampel pedagang menjual daging ayam Rp41.000 per kilogram, pada awal pekan ini turun menjadi Rp38.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi merata di level pedagang besar.

"Daging ayam akan sumbang deflasi di Oktober," tegasnya.

3. Permintaan cenderung menurun belakangan ini, padahal harga pokok produksi dalam tren naik

Beberapa orang melewati lapak penjual daging ayam potong. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Pemicu penurunan harga daging ayam juga didominasi peningkatan pasokan. Data mingguan mencatat kenaikan pasokan dalam empat pekan terakhir. Di sisi lain, permintaan cenderung menurun belakangan ini, padahal harga pokok produksi (HPP) justru dalam tren naik.

Gunawan menilai, melimpahnya pasokan kedua komoditas ini akan menjadi penahan laju inflasi Sumut pada bulan ini, terutama setelah tekanan harga pangan bergejolak pada pekan sebelumnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article