Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gubernur Bobby Nasution Minta Gaji Guru Naik Setiap Tahun
ilustrasi guru (pexels.com/Agung Pandit Wiguna )
  • Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan agar gaji guru, terutama PPPK Paruh Waktu dan GTT, dinaikkan setiap tahun demi peningkatan kesejahteraan tenaga pengajar.
  • Bobby menyoroti pentingnya fasilitas pendidikan yang memadai agar siswa dapat belajar optimal dan mampu bersaing mengikuti perkembangan sistem pendidikan modern.
  • Pemprov Sumut menggelar Gebyar Expo Pendidikan 2026 dengan peluncuran Program Unggulan Bersekolah Gratis, kerja sama dunia usaha, serta aplikasi pendidikan yang menarik ribuan pengunjung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

 Medan, IDN Times - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meminta peningkatan kesejahteraan guru dilakukan secara bertahap setiap tahun. Penegasan itu disampaikan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Deliserdang.

1. Minta gaji guru naik setiap tahun

ilustrasi guru (unsplash.com/Fajar Herlambang STUDIO)

Dalam momen Hardiknas dan Gebyar Expo Pendidikan 2026, Bobby menegaskan agar Dinas Pendidikan Sumut memberi perhatian serius terhadap kesejahteraan tenaga pengajar, khususnya guru PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap (GTT).

“Saya minta kesejahteraan guru diperhatikan sebaik-baiknya, jangan malah yang bukan guru lebih besar gajinya, sesuaikan terutama untuk PPPK Paruh Waktu dan GTT, tolong tahun depan naikkan lagi, tiap tahun meningkat biar guru-guru kita lebih sejahtera,” kata Bobby Nasution.

Sebelumnya, Pemprov Sumut telah menaikkan gaji guru PPPK PW sekitar Rp2 juta per bulan dan honor GTT menjadi Rp90 ribu per jam.

2. Tekankan pentingnya fasilitas pendidikan

Ilustrasi guru mengajar di Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas Tabanan)

Selain soal kesejahteraan, Bobby juga menyoroti pentingnya dukungan fasilitas pembelajaran. Ia menilai sarana yang memadai akan membantu siswa lebih kompetitif dan mampu mengikuti perkembangan sistem pendidikan.

“Saya titip anak-anak kita kepada para guru, pengajar agar dididik dengan baik, Pemprov pastikan fasilitas pembelajaran memadai sehingga anak-anak kita belajar dengan baik, tidak kalah saing dan mampu menjawab tuntutan deep learning yang digaungkan Kementerian Pendidikan,” ujarnya.

3. Expo pendidikan dan program baru diluncurkan

Ilustrasi guru sedang membimbing siswa (unsplash.com/Husniati Salma)

Usai upacara Hardiknas, Pemprov Sumut menggelar Gebyar Expo Pendidikan 2026 yang diisi dengan peluncuran sejumlah program, termasuk Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), kerja sama dengan dunia usaha, serta aplikasi pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, mengatakan kegiatan berlangsung selama tiga hari dan ditargetkan dihadiri sekitar 15 ribu pengunjung. Selain itu, expo juga diramaikan lomba, pentas seni, hingga penampilan artis nasional.

Editorial Team