Karyawan gudang saat mencoba menahan geng motor masuk (dok.pribadi)
Jika mulanya ada belasan orang, kini jumlah pasukan geng motor yang menyerang sampai puluhan orang. Saat itu juga gudang industri tersebut dihujani batu dan tembakan petasan sampai atapnya jebol.
"Sampai karyawan yang pulang kerja tadi juga ketakutan, kami selamatkan ke dalam. Rupanya kami di dalam pun enggak selamat. Gerbang didobrak mereka secara paksa," beber Ruslan.
Sekuat tenaga para karyawan gudang menahan pintu gerbang. Namun, geng motor yang turut membawa senjata tajam jenis klewang mampu membacok karyawan lewat bawah gerbang, sehingga korban terkena bacokan bagian kakinya.
"Anggota saya ini ada kena kelewang, karena mempertahankan diri, mempertahankan gudang ini. Mereka bacoknya dari bawah gerbang. Korban luka ada 2 orang. Kena sabetan senjata tajam kelewang. Karena mempertahankan diri biar mereka tidak masuk dari gerbang ini, eh rupanya dihajar dari bawah," akunya.