Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Geng Motor Serang Gudang di Deli Serdang, Karyawan Luka-luka dan 3 Motor Raib
Karyawan gudang saat mencoba menahan geng motor masuk (dok.pribadi)
  • Geng motor menyerang gudang industri di Desa Tanjung Selamat, Deli Serdang, menggunakan batu, petasan, dan senjata tajam hingga menyebabkan suasana mencekam pada dini hari.
  • Dua karyawan mengalami luka bacok saat berusaha mempertahankan gerbang gudang dari serangan puluhan anggota geng motor yang memaksa masuk dengan kekerasan.
  • Tiga sepeda motor milik karyawan raib dibawa kabur setelah geng motor merusak fasilitas gudang; pihak korban telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Medan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Deli Serdang, IDN Times - Pekerja gudang industri di Desa Tanjung Selamat, Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang menjadi sasaran amuk geng motor. Mereka diserang menggunakan senjata tajam, batu, dan petasan sampai luka-luka.

Bukan hanya itu, motor milik karyawan gudang yang parkir juga dirusak geng motor yang membabi buta. Bahkan 3 motor di antaranya dibawa lari.

1. Geng motor membabi buta hujani gudang pakai batu dan petasan

Ruslan selaku penjaga gudang (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Ruslan selaku penjaga gudang industri membenarkan peristiwa mencekam itu. Insiden disebutnya terjadi pada Kamis (30/4/2026) dini hari saat dirinya berjaga dan beberapa karyawan tengah bekerja.

"Memang ini kan jalur industri, tak jauh dari kampung. Tapi di sini jalanannya sepi. Saya sebagai penjaga gudang. Waktu itu saya datang habis dari warung kemari sendiri naik motor. Rupanya sudah dikejar dari belakang sama mereka (geng motor)," kata Ruslan, Jumat (1/5/2026).

Tergesa-gesa Ruslan meminta pertolongan sambil tancap gas masuk ke dalam gudang. Namun, geng motor itu tetap mengejar disusul dengan lemparan batu dan petasan.

"Saya masuk ke gudang, rupanya ramai orang itu datang. Kami ramai keluar (mengusir), dan mereka balik. Ternyata tak lama mereka datang lagi bawa pasukan lebih ramai," lanjutnya.

2. Ada 2 karyawan gudang yang kena bacok geng motor

Karyawan gudang saat mencoba menahan geng motor masuk (dok.pribadi)

Jika mulanya ada belasan orang, kini jumlah pasukan geng motor yang menyerang sampai puluhan orang. Saat itu juga gudang industri tersebut dihujani batu dan tembakan petasan sampai atapnya jebol.

"Sampai karyawan yang pulang kerja tadi juga ketakutan, kami selamatkan ke dalam. Rupanya kami di dalam pun enggak selamat. Gerbang didobrak mereka secara paksa," beber Ruslan.

Sekuat tenaga para karyawan gudang menahan pintu gerbang. Namun, geng motor yang turut membawa senjata tajam jenis klewang mampu membacok karyawan lewat bawah gerbang, sehingga korban terkena bacokan bagian kakinya.

"Anggota saya ini ada kena kelewang, karena mempertahankan diri, mempertahankan gudang ini. Mereka bacoknya dari bawah gerbang. Korban luka ada 2 orang. Kena sabetan senjata tajam kelewang. Karena mempertahankan diri biar mereka tidak masuk dari gerbang ini, eh rupanya dihajar dari bawah," akunya.

3. Motor karyawan yang parkir dirusak dan 3 dibawa lari

Komplotan pemuda rusak motor karyawan (dok.pribadi)

Karena tak bisa menahan dorongan geng motor yang memaksa masuk gudang, akhirnya para karyawan menyerah. Mereka berhamburan lari ke dalam gudang mencoba bersembunyi.

"Akhirnya masuklah mereka. Habis semua ini dirusak, motor dirusak, HP diambil sama mereka. Hancur semua dibuat. Bahkan ada berapa unit motor diambil sama mereka," jelas Ruslan.

Ia dan karyawan di gudang mengaku tidak tahu apa sebabnya geng motor menyerang mereka. Atas kejadian ini, Ruslan mantap membuat laporan ke polisi.

"Kami buat laporan ke Polrestabes Medan. Karena ada 3 motor dilarikan antaranya Scoopy, RX King, dan KLX," pungkasnya.

Editorial Team