Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelindo Regional 1 salurkan bantuan ke Aceh Tengah lewat Baitulmal Muamalat (dok.
Pelindo Regional 1 salurkan bantuan ke Aceh Tengah lewat Baitulmal Muamalat (dok.BMM)

Medan, IDN Times- Pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, Pelindo Regional 1 menggandeng Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai mitra program kemaslahatan,menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak sebagai bagian dari komitmen tanggap dan pemulihan bencana. Aksi kemanusiaan tersebut menjangkau Kabupaten Aceh Tengah.

Berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Pelindo Regional 1 menyalurkan ratusan paket logistik, termasuk kebutuhan pengungsi seperti selimut dan lampu darurat. Bantuan tersebut diserahterimakan di Gedung Olah Seni Takengon, Kamis (14/1/2026).

1. Dapur umum hingga air bersih disediakan

Pelindo Regional 1 salurkan bantuan ke Aceh Tengah lewat Baitulmal Muamalat (dok.BMM)

Mewakili manajemen Pelindo Regional 1, Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum, Basri Alam, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian yang berkesinambungan.

“Sejak bencana melanda Sumatra, Pelindo Regional 1 terus bergerak. Mulai dari pendirian dapur umum, pengadaan air bersih, penyaluran sembako, hingga pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia, orang dewasa, dan anak-anak,” ujar Basri.

2. Kolaborasi juga dengan BPBD untuk menyalurkan bantuan

Pemandangan salah satu daerah di Aceh Tengah yang masih terputus aksesnya (dok.Pemkab Aceh Tengah)

Ia menambahkan, kepedulian Pelindo tidak berhenti pada penyerahan bantuan semata. Di sejumlah daerah terdampak seperti Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa, insan Pelindo Regional 1 terjun langsung ke lapangan selama beberapa hari untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.

“Kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pihak terus kami jaga, termasuk dengan ch, agar penanganan pascabencana berjalan efektif,” katanya.

Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Aceh Tengah, Nurul Ahya, menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan sinergi yang dibangun Pelindo Regional 1.

“Koordinasi bersama BPBD dan Pelindo berjalan sangat baik. Bantuan yang diserahkan hari ini telah kami petakan dan akan didistribusikan sesuai arahan Bupati Aceh Tengah serta data kebencanaan yang telah disausun,” ujar Nurul.

3. Aceh Tengah salah satu daerah yang terdampak parah

Warga kembali membangun jembatan darurat untuk penyeberangan di Sungai Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah (dok.warga)

Aceh Tengah menjadi salah satu kabupaten di Aceh yang cukup parah terdampak bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025. Sebanyak 10.914 jiwa terdampak dari data BPBD. Selain itu sampai saat ini 24 desa masih terisolir. Desa-desa tersebar di Kecamatan Bintang, Ketol, Silih Nara, Rusip Antara, dan Linge. Sebanyak 24 orang meninggal dan 4 orang masih hilang. Perbaikan akses jalan masih jadi hal yang terus dikebut.

Editorial Team