Medan, IDN Times - Narkotika jenis baru yang dipakai melalui alat vape semakin sering diungkap. Hal ini disebut-sebut menjadi tren buruk yang digandrungi kawula muda. Bahkan publik figur di Kota Medan terjerat perkara yang sama, karena terbukti memiliki pod vaping liquid mengandung narkoba yang bisa meningkatkan kepercayaan diri usai mengonsumsinya.
Baru-baru ini, polisi juga menggerebek dua kamar apartemen yang disulap menjadi gudang penyimpanan vape mengandung narkoba. Tak main-main, sejak Januari 2026 para pelaku memasok dan menyebarluaskannya di Kota Medan.
Begitu pula dengan 1.500 paket pod vaping liquid narkoba jaringan internasional yang disimpan di bawah rumah warga Tanjung Balai.
