Pelaku UMKM seperti pedagang kaki lima menghadapi tantangan kenaikan biaya usaha di tengah kebijakan PPN 12 persen. Sumber: Pixabay
Fokus utama yang ingin dicapai adalah peningkatan kapasitas pelaku usaha kecil. Bobby menilai, jika UMKM bisa naik kelas, dampaknya akan langsung terasa terhadap ekonomi daerah.
“Yok, kita bareng berkolaborasi untuk mendorong produk dan pelaku usaha yang ada di Sumut untuk terus maju. Kita ingin pelaku usaha kecil dapat berkembang dan mandiri, dan salah satu dukungannya adalah melalui bantuan dari Gekrafs,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs Sumut, Fadhullah, menyatakan kesiapan organisasinya untuk terlibat lebih jauh. Ia juga mengungkapkan rencana pengukuhan pengurus pada 20 April 2026 sebagai langkah awal memperkuat peran Gekrafs di Sumut.
“Insya Allah, kami mengundang Pak Gubernur untuk hadir dalam acara pengukuhan tersebut. Gekrafs berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan memberikan masukan konstruktif kepada Pemerintah Provinsi demi pembangunan Sumatra Utara,” ungkap Fadhullah.