Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2026-01-09 at 10.49.36.jpeg
Dua sungai meluap, rumah warga mulai digenangi air di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Langkat, IDN Times - Luapan sungai Tembo dan Gumit merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (8/1/2026) malam. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur dibeberapa daerah. 

Air mulai meluap sekitar pukul 19.40 WIB. Genangan merendam permukiman warga di Kelurahan Pekan Kuala dan Kelurahan Bela Rakyat. Ketinggian air bervariasi, mulai sekitar 50 sentimeter hingga mencapai 1 meter di sejumlah titik.

“Tadi air setinggi sebetis orang dewasa,” kata Suryono, salah satu warga disana, Jumat (9/1/2026).

1. Warga dievakuasi ke posko siaga banjir dan kantor lurah  

Bencana banjir di langkat yang mulai surut dan bisa perlahan dilintasi kendaraan (IDNTimes/ istimewa)

Banjir menggenangi rumah warga di Lingkungan IV Pasar Ijo dan Lingkungan VI Tempel, Kelurahan Pekan Kuala, serta Lingkungan I Bela Rakyat Baru, Kelurahan Bela Rakyat. Selain rumah warga, air juga sempat masuk ke fasilitas umum sepeti Kantor Koramil 04/Kuala.

Babinsa Koramil 04/Kuala bersama Bhabinkamtibmas dan perangkat kelurahan langsung mendatangi lokasi banjir. Mereka membantu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman, yakni di Kantor Lurah Pekan Kuala dan Vihara Cetia Ananda Lingkungan V Kuala Kota.

“Warga dievakuasi ke posko siaga banjir sambil menunggu kondisi air benar-benar surut,” jelas dia.

2. Ketinggian air hingga mencapai lebih 50 centimeter 

Dua sungai meluap, rumah warga mulai digenangi air di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, banjir merendam sekitar 80 rumah warga di Kelurahan Pekan Kuala dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter. Sementara itu, sekitar 40 rumah di Lingkungan Bela Rakyat Baru terendam air hingga setinggi kurang lebih 1 meter.

Camat Kuala Imanta P.A., SE, mengatakan jumlah rumah terdampak masih dalam proses pendataan. Namun dari data sementara yang diterima untuk Dusun Perpulungan Desa Namo Mbelin sekitar 30 unit, di Kelurahan Pekan Kuala sekitar 100 unit, dan di Kelurahan Bela Rakyat sekitar 100 unit.

“Data ini masih berkembang,” kata Imanta saat dikonfirmasi melalui WhatsApp

3. Warga diminta untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrim 

Kondisi banjir yang sempat melanda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (IDN Times/ istimewa)

Hingga kini air dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, sebagian warga masih bertahan di lokasi yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi jika terjadi luapan susulan. Mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu (exstrim). 

“Kondiis air pelahan mulai pelahan surut, namun kami masih terus bersiaga dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Kami juga menghimbau agar warga tetap waspada. Bila air kembali naik, diharapkan mencari dataran tinggi,” tegas Imanta. 

Editorial Team