ilustrasi daging sapi (pexels.com/Mark Stebnicki)
Kenaikan harga daging sapi dan daging ayam diprediksi hanya akan berlangsung sesaat.
Dari hasil pemantauan dilapangan, pasokan daging sapi dan daging ayam terpantau stabil dan mencukupi hingga lebaran nanti.
Pasokannya juga masih konsisten dengan pasokan di hari normal. Jika melihat realisasi harga yang menyentuh 45%, maka bisa diproyeksikan demand alami kenaikan diatas 15% jelang Ramadhan ini.
"Dan dari hasil estimasi saya, dibulan Ramadahan ini rata-rata pasokan yang disediakan dalam sepekan naik sekitar 10% dibandingkan dengan hari normal. Ini menunjukan bahwa harga daging ayam yang terbentuk mencerminkan tingginya permintaan. Sementara untuk daging sapi potensi kenaikannya bisa mencapai 35% dibandingkan dengan hari normal," sambungnya.
Menurutnya, hal ini terjadi karena pada beberapa budaya masyarakat tertentu, daging sapi seakan dijadikan menu wajib jelang memasuki bulan Ramadan. Ditambah lagi dengan banjir yang turut memicu banyak ternak sapi milik petani yang mati. Sehingga terjadi pergeseran demand atau permintaan daging sapi dari peternak modern.