Rektor USU Muryanto Amin (Kiri) saat memberikan penghargaan pada Wali Kota Medan, Bobby Nasution (kanan) pada USU Awarding Night di auditorium USU, Jumat (15/12/2023). (Dok. Portal.medan.go.id)
Dalam sambutannya, Muryanto mengenang masa awal kepemimpinannya yang dimulai pada 28 Januari 2021, di tengah tantangan besar pandemi Covid-19. Namun dia mengklaim berhasil meletakkan fondasi menuju universitas kelas dunia.
Ia menyebut berbagai capaian pemeringkatan internasional, mulai dari QS World University Rankings, THE WUR, hingga THE Impact Rankings, sebagai bukti progres USU selama lima tahun terakhir.
“Jika dianalogikan sebagai balapan mobil, USU telah menyelesaikan lap pertama dari start 2021 hingga finish 2026,” ujar Muryanto.
Memasuki periode 2026–2031, ia menyebut USU akan memasuki “lap kedua” di tengah era hyper competition global. Menurutnya, diferensiasi lokal harus menjadi kekuatan yang ditampilkan secara global, dengan kerja tim sebagai kunci utama.
“Pada lap ke-2 arena sirkuit berikutnya di tahun 2026–2031, mari kita secara bersama-sama memanfaatkan momentum perubahan dunia ini sebagai kawah candradimuka untuk kita bertransformasi,” pungkasnya.