Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dari Pattani ke Medan, 8 Mahasiswa Thailand Pilih Kuliah di UIN Sumut
Delapan mahasiswa asal Thailand resmi bergabung sebagai keluarga besar UINSU melalui program beasiswa kampus (Dok. UINSU)
  • Delapan mahasiswa Thailand Selatan, termasuk Pattani, resmi bergabung di UINSU Medan melalui program beasiswa pada tahun akademik ini.

  • Sebelum masuk kelas reguler, empat mahasiswa laki-laki dan empat perempuan mengikuti pelatihan bahasa Indonesia serta didampingi senior Thailand untuk mendukung adaptasi.

  • Mahasiswa baru tersebar di empat fakultas, sementara UINSU menargetkan penguatan keberagaman kampus, internasionalisasi, serta pertukaran budaya dan akademik Indonesia-Thailand.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tahun akademik ini

Delapan mahasiswa asal Thailand resmi bergabung dengan UINSU Medan melalui program beasiswa kampus. Mereka berasal dari Thailand Selatan, termasuk Pattani.

21 Oktober 2026

Rektor UINSU Nurhayati menyatakan kampus menyiapkan kelas khusus pelatihan bahasa Indonesia agar mahasiswa Thailand dapat beradaptasi dan mengikuti perkuliahan secara optimal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Delapan mahasiswa asal Thailand Selatan resmi bergabung di UINSU Medan melalui program beasiswa kampus dan mengikuti pelatihan bahasa Indonesia sebelum memasuki perkuliahan reguler.
  • Who?
    Delapan mahasiswa Thailand, terdiri dari empat laki-laki dan empat perempuan, Rektor UINSU Prof. Nurhayati, serta senior asal Thailand yang telah lebih dahulu kuliah di Medan.
  • Where?
    Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Medan, Sumatera Utara. Mahasiswa tersebut berasal dari Thailand Selatan, termasuk wilayah Pattani.
  • When?
    Pada tahun akademik ini; Rektor UINSU Prof. Nurhayati menyampaikan keterangan pada Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Why?
    Pelatihan bahasa Indonesia diberikan untuk membantu mahasiswa memahami materi kuliah, berinteraksi sehari-hari, serta beradaptasi dengan budaya dan proses pembelajaran di Indonesia.
  • How?
    Mahasiswa ditempatkan dalam kelas pelatihan bahasa Indonesia dan didampingi senior asal Thailand. Dua mahasiswa masuk FITK, tiga FSH, dua FIS, dan satu FEBI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Delapan mahasiswa dari Thailand Selatan datang kuliah di UINSU Medan dengan beasiswa. Mereka belum masuk kelas biasa. Mereka belajar bahasa Indonesia dulu supaya bisa mengerti pelajaran dan berbicara dengan orang di Medan. Ada empat laki-laki dan empat perempuan. Kakak mahasiswa dari Thailand juga menemani mereka. Mereka belajar di beberapa fakultas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kehadiran delapan mahasiswa Thailand menunjukkan daya tarik UINSU yang semakin terbuka secara internasional, sekaligus memperkaya interaksi budaya di kampus. Persiapan pelatihan bahasa Indonesia dan pendampingan oleh senior Thailand mencerminkan dukungan yang terstruktur, sehingga mahasiswa baru memiliki bekal untuk beradaptasi dalam pembelajaran maupun kehidupan sosial di Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kian dilirik mahasiswa internasional. Tahun akademik ini, delapan mahasiswa asal Thailand resmi bergabung sebagai keluarga besar UINSU melalui program beasiswa kampus.

Delapan mahasiswa tersebut datang dari wilayah Thailand Selatan, termasuk Pattani, yang memiliki kedekatan kultural dan keagamaan dengan masyarakat Melayu di Sumatera Utara.

1. Mahasiswa Thailand tidak langsung masuk kelas reguler

Delapan mahasiswa asal Thailand resmi bergabung sebagai keluarga besar UINSU melalui program beasiswa kampus (Dok. UINSU)

Mereka tidak langsung masuk kelas reguler. UINSU menyiapkan kelas khusus pelatihan bahasa Indonesia sebagai bekal utama agar proses adaptasi dan perkuliahan berjalan nyambung. Langkah ini dinilai penting karena bahasa menjadi kunci utama untuk memahami materi kuliah dan berinteraksi sehari-hari.

“Pelatihan bahasa ini dipersiapkan agar mereka dapat mengikuti dan menjalani perkuliahan dengan optimal. Juga untuk mempermudah adaptasi budaya mereka selama menjalani studi di Indonesia,” kata Rektor UINSU Medan, Prof. Nurhayati, Rabu (21/10/2026).

Kedelapan mahasiswa itu terdiri dari empat laki-laki dan empat perempuan. Saat penyambutan, mereka didampingi senior-senior asal Thailand yang lebih dulu kuliah di Medan, sehingga proses adaptasi lebih cair dan tidak canggung.

2. Kehadiran mahasiswa internasional akan memperkaya keberagaman budaya di lingkungan kampus

Delapan mahasiswa asal Thailand resmi bergabung sebagai keluarga besar UINSU melalui program beasiswa kampus (Dok. UINSU)

Nurhayati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan para mahasiswa dan orang tua untuk memilih UINSU sebagai tempat menimba ilmu. Menurutnya, kehadiran mahasiswa internasional akan memperkaya keberagaman budaya di lingkungan kampus.

Ketertarikan mahasiswa Thailand menjadi sinyal perluasan jejaring UINSU di Asia Tenggara. Hal ini sejalan dengan visi UINSU untuk terus mendorong internasionalisasi kampus dan memperkuat kolaborasi pendidikan lintas negara.

“Kami berharap para mahasiswa baru dapat segera beradaptasi dengan proses pembelajaran akademik di fakultas masing-masing, kemudian juga dalam bersosialisasi dengan civitas akademika dan masyarakat Medan,” ujarnya.

3. Dapat menjadi jembatan pertukaran budaya dan akademik

Delapan mahasiswa asal Thailand resmi bergabung sebagai keluarga besar UINSU melalui program beasiswa kampus (Dok. UINSU)

Secara sebaran, dua mahasiswa akan menempuh studi di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), tiga orang di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), dua orang di Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan satu orang di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

Dengan bergabungnya mereka, UINSU berharap dapat menjadi jembatan pertukaran budaya dan akademik antara Indonesia dan Thailand, sekaligus membuka peluang kerja sama pendidikan yang lebih luas di masa depan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article