Medan, IDN Times - Cuaca panas dalam beberapa hari terakhir menyelimuti Kota Medan dan sekitarnya. Suhu maksimum bahkan tercatat menembus 36,3 derajat Celsius. Prakirawan BBMKG Wilayah 1Budi Prasetyo BMKG Wilayah I menjelaskan, kondisi panas yang terjadi dipengaruhi oleh karakteristik massa udara yang melintas di wilayah Sumatera Utara. Udara yang cenderung kering membuat pertumbuhan awan menjadi minim.
Akibatnya, radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi berlangsung lebih maksimal tanpa terhalang tutupan awan. Situasi ini mendorong peningkatan suhu udara secara signifikan, terutama pada siang hari.
“Cuaca panas ini masih akan bertahan dalam satu hingga dua hari ke depan,” katanya, Selasa (28/4/2026).
Untuk wilayah Kota Medan, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu berkisar antara 25 hingga 34 derajat Celsius. Meski demikian, perubahan cuaca tetap berpotensi terjadi. Warga diminta tetap waspada terhadap dinamika cuaca yang bisa berubah dalam waktu singkat.
Di tengah dominasi cuaca panas, BMKG tetap mencatat adanya peluang hujan bersifat lokal yang bisa terjadi secara tiba-tiba dengan durasi singkat di sejumlah wilayah.
BBMKG Wilayah I juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh di tengah suhu tinggi. “Kami mengimbau masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air, menggunakan pelindung diri, serta membatasi paparan langsung sinar matahari, terutama pada pukul 10.00 hingga 16.00 WIB,” pungkasnya.
