Siang itu, Erva dan para relawan lainnya berkumpul bersama anak-anak. Mereka bermain dengan anak-anak penyintas bahala di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Dengan rompi kulit bertuliskan ‘Rock N Roll’ Indonesia bergabar tengkorak, Erva asyik bermain kuis. Dia melontar beberapa pertanyaan tentang pengetahuan agama terhadap kepada anak-anak di sana.
“Siapa yang bisa jawab, kakak kasih hadiah,” kata Erva disambut riuh anak-anak, Selasa (20/1/2026).
Satu per satu pertanyaan dijawab dengan mantap oleh anak-anak di Sekumur. Pasca bencana, Sekolah Rakyat tempat Erva berkegiatan jadi ruang aman bagi anak – anak.
Erva sendiri bukan warga Aceh. Dia berasal jauh dari Sumatra. Bontang, Kalimantan Barat asalnya.
Dia bercerita, bagaimana bisa masuk ke Sekumur. Bersama skuter Vespa-nya, Erva sudah mendatangi sejumlah titik bencana di Aceh.
