Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Mengoptimalkan Pengobatan Pasien Gangguan Ginjal
Seminar kesehatan soal hidup optimal dengan ginjal sehat yang digelar Prodia (dok.Prodia)
  • Lydia Dorothea Simatupang menegaskan pentingnya terapi tepat dan pengelolaan jangka panjang, termasuk kepatuhan obat serta kontrol faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes bagi pasien gagal ginjal.
  • Bena Zaira menyoroti pemeriksaan laboratorium rutin sebagai langkah deteksi dini komplikasi ginjal, agar terapi dapat disesuaikan demi menjaga fungsi organ tetap optimal.
  • Edukasi kesehatan menekankan kombinasi gaya hidup sehat, pemantauan kondisi tubuh, dan pemeriksaan komprehensif untuk mencegah gangguan ginjal serius sejak dini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Penyakit ginjal menjadi salah satu penyakit yang harus diwaspadai. Namun pencegahan dini hingga pengobatan yang tepat menjadi kunci. Hal itu dikatakan Lydia Dorothea Simatupang, Sp.PD, Subsp. G.H. (K), FINASIM, Konsultan Kesehatan Ginjal. Ia menjelaskan bahwa salah satu cara menjaga kualitas hidup pasien dengan gangguan ginjal berat adalah melalui terapi yang tepat, seperti transplantasi ginjal pada kondisi tertentu.

"Keberhasilan terapi sangat bergantung pada pengelolaan jangka panjang yang komprehensif, termasuk kepatuhan terhadap terapi imunosupresif, pengendalian faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes, serta pemantauan medis yang teratur," kata Lydia dalam seminar seminar kesehatan bertajuk “Hidup Optimal dengan Ginjal Sehat: Strategi Medis, Gaya Hidup, dan Pemantauan Jangka Panjang " yang digelar Prodia.

1. Pentingnya dukungan medis dan gaya hidup sehat pasien

Seminar kesehatan soal hidup optimal dengan ginjal sehat yang digelar Prodia (dok.Prodia)

Lydia menekankan bahwa dukungan tim medis multidisiplin serta keterlibatan aktif pasien dan keluarga dalam menjalankan gaya hidup sehat menjadi faktor penting untuk menjaga fungsi ginjal dan mencegah komplikasi jangka panjang.

2. Pemeriksaan laboratorium penting menjaga kesehatan ginjal

ilustrasi gagal ginjal akut, acute kidney injury, cedera ginjal akut (unsplash.com/Olga Kononenko)

Sementara itu, Bena Zaira, S.Si., M.Farm.Klin., menyoroti pentingnya pemeriksaan laboratorium sebagai bagian dari tips menjaga kesehatan ginjal. Berbagai parameter seperti pemeriksaan fungsi ginjal, profil lipid, hingga biomarker tambahan dapat membantu mendeteksi potensi komplikasi lebih dini sebelum muncul gejala klinis.

“Pemantauan laboratorium secara berkala memungkinkan tenaga medis untuk mengevaluasi kondisi pasien secara lebih komprehensif dan menyesuaikan terapi yang diberikan agar fungsi ginjal tetap optimal,” jelasnya.

3. Rutin memantau kondisi tubuh dan pemeriksaan komperehensif

Ilustrasi gagal ginjal (pixabay.com/derneuemann)

Selain itu, upaya lain yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal adalah dengan rutin memantau kondisi tubuh, terutama bagi individu dengan faktor risiko seperti konsumsi gula berlebih, hipertensi, diabetes, maupun gaya hidup yang kurang sehat. Pemeriksaan komprehensif yang mencakup kreatinin, Cystatin-C, rasio albumin-kreatinin urin, profil lipid, hingga biomarker tambahan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ginjal.

Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kesehatan ginjal sejak dini dapat dilakukan dengan kombinasi gaya hidup sehat, kepatuhan terhadap terapi medis, serta pemeriksaan rutin guna mencegah gangguan ginjal yang lebih serius.

Editorial Team