Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Alat berat melakukan pembersihan lumpur yang mengendap di halaman SMA Swasta ST Fransiskus, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (20/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)
Alat berat melakukan pembersihan lumpur yang mengendap di halaman SMA Swasta ST Fransiskus, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (20/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Intinya sih...

  • Banjir terjadi di 4 kecamatan dan 9 desa/kelurahan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.

  • Ketinggian air mencapai 1 meter di beberapa wilayah, membutuhkan evakuasi warga.

  • BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah memastikan tidak ada korban luka atau meninggal dunia, dan telah menyiapkan lokasi evakuasi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tapanuli Tengah, IDN Times - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara Rabu (11/2/2026) pukul 16.00 WIB memicu banjir di sejumlah wilayah. Hingga pukul 19.55 WIB, tercatat banjir merendam empat kecamatan dan sembilan desa/kelurahan di daerah tersebut.

Berdasarkan laporan harian Pusdalops BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah yang dirilis pukul 20.00 WIB, banjir terjadi di Kecamatan Sarudik, Tukka, Pandan, dan Barus akibat meluapnya sungai. Di Link 2 Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Sementara di Kelurahan Sarudik Link 8, air dilaporkan mencapai 1 meter.

Banjir juga merendam Kelurahan Pondok Batu dan Kelurahan Lubuk Tukko, di mana ketinggian air mencapai 1 meter. Warga dilaporkan membutuhkan evakuasi.

Selain itu, banjir telah memasuki permukiman warga di Kelurahan Hutanabolon, Bonalumban, dan Pasar Tukka di Kecamatan Tukka. Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Padang Masiang dan Desa Kinali, Kecamatan Barus.

BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah memastikan hingga laporan ini diterbitkan tidak terdapat korban luka maupun meninggal dunia.

“Tim BPBD telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan, membantu warga mengamankan barang-barang rumah tangga, serta mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Pemerintah Kabupaten juga telah mengaktifkan GOR Pandan sebagai lokasi evakuasi apabila diperlukan,” ujar Plh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah Leonardus J Sinaga dalam laporan tertulisnya, Rabu malam.

Hingga malam ini, hujan masih turun dengan intensitas tinggi di sebagian besar kecamatan di Tapanuli Tengah.

Editorial Team