PT BNCT bersama Pemko Medan, PT Pelindo, dan DP World Foundation membangun SMP Baru di Belawan (Dok. BNCT)
President Director BNCT, Suffian Manaf, mengatakan pembangunan sekolah ini merupakan wujud komitmen BNCT untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membuka peluang bagi generasi mendatang. Melalui pembangunan sekolah ini, kami ingin menghadirkan lingkungan belajar yang memungkinkan generasi muda Belawan mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, dan meraih cita-cita mereka," ujar Suffian.
"Inilah semangat Tumbuh Bersama, yaitu memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat di sekitar kami," tambahnya.
Executive Vice President of People DP World Asia Pacific, Gaylynne Neill, menyampaikan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh.
"Setiap ruang kelas memiliki potensi untuk menjadi tempat tumbuhnya harapan, kesempatan, dan berbagai kemungkinan baru. Melalui Classrooms of Hope, kami bangga dapat bekerja sama dengan BNCT, Pelindo, dan Pemerintah Kota Medan untuk mewujudkan komitmen bersama menjadi aksi nyata," kata Gaylynne.
Sementara itu, Direktur Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, menilai kolaborasi ini menunjukkan pentingnya sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.
"Pelindo memandang pendidikan sebagai salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat di sekitar kawasan pelabuhan. Kami berharap sekolah ini dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik dan berkontribusi dalam mempersiapkan generasi penerus," ujar Hendri.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut baik pembangunan sekolah tersebut sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat Belawan.
"Pemerintah Kota Medan mengapresiasi kolaborasi ini karena manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak di Belawan. Kami berharap sekolah ini dapat menjadi lingkungan belajar yang positif dan mendukung generasi muda dalam mengembangkan kemampuan," kata Rico.
Direktur Jenderal DP World Foundation, Latifa Al Qemzi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fokus utama yayasan dalam mendukung penguatan masyarakat.
"Pendidikan merupakan inti dari upaya kami karena kami percaya bahwa investasi pada generasi muda adalah salah satu cara paling bermakna untuk memperkuat masyarakat. Kami bangga dapat menghadirkan program ini di Indonesia sebagai babak baru dalam upaya menciptakan peluang jangka panjang melalui pendidikan," ujar Latifa.
Inisiatif Tumbuh Bersama sendiri berfokus pada empat bidang utama, yakni pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi masyarakat. Program ini dikembangkan berdasarkan kajian kebutuhan masyarakat (Community Needs Assessment) pada 2025.