Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260115_123654.jpg
Bajaj Maxride di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Intinya sih...

  • Sejumlah bajaj Maxride memberlakukan metode pemesanan offline dengan promo harga Rp8 ribu

  • Tawaran promo perjalanan rute PP Medan-Berastagi dengan tarif Rp300 ribu

  • Kebanyakan bajaj yang offline merupakan milik sendiri dan menyewa bajaj-nya

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Salah satu alat transportasi umum yang kembli tren di Kota Medan adalah bajaj. Transportasi roda 3 ini diberi nama Maxride, dengan menggunakan teknologi digital. Dalam pemesanan masyarakat cukup menggunakan aplikasi Maxride dari mana titik lokasi jemput dan lokasi tujuan.

Tidak hanya perjalanan dalam kota, Bajaj Maxride ternyata bisa juga melakukan perjalanan ke luar Kota Medan.

1. Sejumlah bajaj Maxride memberlakukan dengan metode pemesanan offline

Anto Nainggolan sebagai supir bajaj Maxride Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Hal ini setelah beredar foto tiga bajaj bewarna merah berderet, sedang berada di jalan menuju Berastagi, Kabupaten Karo. Hal itu dilakukan dengan pemesan offline.

Namun ini bukan program resmi dari manajemen Maxride. Melainkan para driver sendiri. Beberapa driver menawarkan perjalanan rute Pergi Pulang (PP) Medan-Berastagi dengan tarif Rp300 ribu. Diketahui, jarak tempuh Medan-Berastagi sekitar 65 kilometer, dan waktu lebih kurang 2 jam.

Salah satu driver Bajaj di Kota Medan, yang tak ingin disebut namanya mengakui ada sebagian bajaj yang menawarkan promo tersebut. Namun, menurutnya, bajaj tersebut telah milik sendiri. Sedangkan, ia masih menyewa bajaj-nya. Artinya, tidak menutupi jika dilakukan rute Medan-Berastagi tarif Rp300 ribu sebagai penghasilannya.

"Iya ada. Tapi dia-nya bajaj sendiri. Makanya sanggup. Kalau saya kan bajaj sewa gak sanggup harga segitu," ucap driver tersebut kepada IDN Times.

2. Sudah merekrut 1.500 driver di Medan

Anto Nainggolan sebagai supir bajaj Maxride Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Diketahui Maxride saat ini sudah satu tahun ekspansi ke Medan. Mereka sudah merekrut lebih dari 1.500 driver di Medan. Di tingkat pengguna, Maxride telah diunduh oleh lebih dari 600.000 warga Medan, dengan total jarak operasional mencapai 350.000 kilometer. Ekosistem yang terbangun pun semakin kuat dengan terbentuknya lima komunitas driver Paguyuban Merah Putih, BSM, Porbaksu, GBR, dan FKBSU.

3. Ada yang milik sendiri, ada yang pakai juragan

Tampak bajaj Maxride berderet disekitaran Medan-Berastagi (Dok. Istimewa)

Sistem Maxride juga cukup unik. Selain bisa membelinya sendiri dengan harga Rp50 jutaan dan bisa dicicil, Bajaj Maxride juga memakai sistem juragan. Jadi orang yang mampu membeli bajaj maxride lalu bisa berbagi hasil dengan yang menjadi driver.

Secara resmi Bajaj Maxride sejak awal Januari 2026 menawarkan promosi. Seperti promo awal tahun 2026, Bajaj Maxride menarik pelanggan dengan harga Rp8 ribu.

Editorial Team