Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kantor Bajaj Maxride Medan (dok.Maxride)
Kantor Bajaj Maxride Medan (dok.Maxride)

Intinya sih...

  • Hampir 50 persen mitra Bajaj Maxride pengemudi bentor

  • Seluruh armada yang digunakan merupakan unit baru produksi di atas 2023

  • Eks pengemudi betor merasakan pendapatan yang bertambah usai beralih

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Manajemen Bajaj Maxride menegaskan komitmennya untuk menghormati berbagai aspirasi yang berkembang di kalangan komunitas transportasi lokal, termasuk paguyuban driver becak motor alias betor dan kelompok transportasi lainnya di Kota Medan. Perusahaan menilai aspirasi tersebut sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem transportasi perkotaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Sejak hadir di Medan, Bajaj Maxride menyatakan bahwa layanannya dirancang sebagai solusi transportasi yang tidak hanya modern, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi para pelaku transportasi informal. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dengan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi driver bentor yang ingin bergabung sebagai mitra driver Maxride.

1. Hampir 50 persen mitra Bajaj Maxride pengemudi bentor

Bajaj Maxride di Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Berdasarkan data internal perusahaan, hampir 50 persen dari total mitra driver Bajaj Maxride di Medan merupakan mantan pengemudi becak motor. Mereka memilih beralih karena menawarkan peluang pendapatan yang lebih stabil, sistem kerja yang lebih terstruktur, serta dukungan teknologi aplikasi yang mempermudah akses order dan meningkatkan transparansi penghasilan.

2. Seluruh armada yang digunakan merupakan unit baru produksi di atas 2023

Bajaj Maxride semakin ramai di Kota Medan (dok.Maxride)

Menanggapi kekhawatiran bahwa kehadiran Bajaj Maxride berpotensi menambah kemacetan dan polusi, manajemen menegaskan bahwa justru sebaliknya. Mereka menyebut bahwa satu unit Bajaj Maxride mampu mengangkut hingga tiga penumpang dalam satu perjalanan, sehingga berpotensi mengurangi jumlah kendaraan roda dua di jalan.

Selain itu, seluruh armada yang digunakan merupakan unit baru produksi di atas 2023, dilengkapi mesin 4-Tak DOHC 200cc DTSi berstandar emisi Euro 4 yang lebih ramah lingkungan.

3. Eks pengemudi betor merasakan pendapatan yang bertambah usai beralih

Bajaj Maxride semakin ramai di Kota Medan (dok.Maxride)

Dampak positif ini juga dirasakan langsung oleh para mitra driver. Jefri (45), salah satu driver Bajaj Maxride yang sebelumnya mengemudikan betor, mengaku merasakan perubahan signifikan setelah bergabung. Ia menyebut jumlah order lebih konsisten dan pendapatannya meningkat dibandingkan sebelumnya. Selain itu, kendaraan tertutup memberikan kenyamanan dan perlindungan dari panas serta hujan.

“Ordernya banyak, kadang malah susah cari waktu istirahat. Kalau mau makan, aplikasinya harus dimatikan dulu, karena order terus masuk,” ujar Jefri sambil tertawa.

Editorial Team