Tapanuli Tengah, IDN Times – Sejak November 2025 lalu, Tapanuli Tengah mengalami banjir berulang hingga Februari 2026. Kerusakan bendungan di wilayah hulu serta pendangkalan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka diduga menjadi salah satu penyebab banjir yang berulang.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution yang melakukan peninjauan menyebut penanganan tidak hanya fokus pada tanggap darurat, tetapi juga pengendalian banjir dari hulu melalui pembangunan tanggul dan sabo dam.
