Beberapa studi telah mengungkapkan bahwa adanya keterkaitan antara aktivitas bermain video game tertentu dengan peningkatan kemampuan dalam pengambilan keputusan serta fleksibilitas kognitif. Ada perbedaan jelas pada struktur otak antara individu yang rutin bermain video game dan individu yang tidak melakukannya.
Video game terbukti dapat meningkatkan volume otak di area yang berperan dalam pengendalian keterampilan motorik halus, pembentukan memori, serta perencanaan strategis.
Terlebih lagi, video game memiliki potensi untuk berfungsi sebagai terapi dalam penanganan berbagai gangguan dan kondisi otak yang disebabkan oleh cedera otak. Selengkapnya, mari kita bahas dengan lebih detail berikut ini.
