Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260126_195837.jpg
Acara penutupan Operasi Katarak Gratis di RS Mata Mencirim 77 Medan, Senin (26/1/2026). (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Medan, IDN Times - Hingga tahun 2025, berdasarkan data dari Aplikasi Sehatku total ada lebih 300 ribu masyarakat Sumatera Utara melakukan screening mata menggunakan BPJS. Salah satu kasus yang terbanyak adalah katarak pada mata. Berdasarkan data tahun 2024, ada lebih dari 200 ribu orang mengalami katarak

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumut, Novita Saragih, menyebut akibat banyaknya jumlah penderita katarak, antrean untuk mendapatkan operasi katarak menggunakan BPJS Kesehatan sangat panjang. Bahkan ada yang harus menunggu hingga satu tahun untuk dioperasi.

Untuk itu, ia berharap pihak swasta bisa membantu pemerintah untuk menekan jumlah penderita katarak di Sumut dengan menggelar operasi katarak gratis. Seperti yang dilakukan oleh PT Agincourt Resources. Sepanjang September-Desember 2025 menggelar operasi katarak gratis di 5 tempat dan berhasil menyembuhkan 1.465 mata katarak pada 1.357 pasien.

"Mata sangat memengaruhi kualitas hidup manusia. Katarak yang menyebabkan kebutaan bisa menyebabkan aktivitas terganggu, akses ekonomi terbatas. Harapan kami program operasi katarak gratis ini bisa terus dilanjutkan agar semakin banyak masyarakat yang menerima manfaatnya. Kami atas nama pemerintah provinsi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada PTAR, Pemkab, dan dinas terkait yang sudah mendukung program ini terwuju," ujarnya pada acara penutupan Operasi Katarak Gratis di RS Mata Mencirim 77 Medan, Senin (26/1/2026).

1. Operasi Katarak di Medan sempat tertunda karena bencana banjir

Acara penutupan Operasi Katarak Gratis di RS Mata Mencirim 77 Medan, Senin (26/1/2026). (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Menurutnya katarak tidak hanya menganggu penglihatan tapi juga membatasi ruang gerak. Ia salut atas apa yang dilakukan oleh PTAR sudah menggelar 10 kali operasi katarak gratis yang sudah memulihkan 12 ribu lebih mata. 

Pada 2025 untuk ke-11 kalinya PTAR kembali mendukung program pemerintah untuk membebaskan masyarakat dari kebutaan dengan target menyembuhkan 1.400 mata. Sejak 26 September 2025 rangkaian operasi katarak gratis sudah digelar di Batangtoru, Sipirok, Pandan, Siantar dan hari ini adalah hari terakhir di Kota Medan. 

"Apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan untuk pencapaian  PTAR dan semua pihak yang mendukung. Pada kesemapatan ini kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya sehingga masyarakat bisa menerima manfaatnya," ujarnya.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah mengatakan, pelaksanaan operasi di Medan merupakan bentuk komitmen perusahaan menuntaskan program sekaligus menepati janji kepada para pasien yang terdampak penundaan jadwal pada November 2025.

“Saat bencana terjadi di Desa Garoga, Batang Toru dan sekitarnya, PTAR bersama pemerintah daerah dan instansi terkait mengalihkan fokus serta sumber daya untuk tanggap darurat, mulai dari pembukaan akses jalan, posko pengungsian, dapur umum, layanan kesehatan, hingga distribusi logistik,” kata Christine.

Sejak November 2025, sekitar 111 warga Medan dan sekitarnya telah terdaftar dan menunggu jadwal operasi. Setelah situasi darurat bencana dilewati, PTAR bersama RS Mata Mencirim 77 sepakat melanjutkan operasi pada Januari 2026 sebagai rangkaian penutup program.

2. Halawa kini bisa melihat lagi

Pasien memberikan testimoni pada acara penutupan Operasi Katarak Gratis di RS Mata Mencirim 77 Medan, Senin (26/1/2026). (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Christine Pepah menjelaskan, program ini ditujukan untuk membantu masyarakat penderita katarak yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan mata, sehingga dapat kembali beraktivitas secara mandiri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

"Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3, yakni menjamin kehidupan sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di segala usia," terangnya.

Secara keseluruhan, Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe digelar di 5 lokasi di Sumut dan berhasil memulihkan 1.465 mata katarak pada 1.357 pasien.

Dengan rincian, di RS Bhayangkara Batang Toru, Tapanuli Selatan sebanyak 586 mata, RSUD Pandan Tapanuli Tengah 71 mata, RSUD Sipirok Tapanuli Selatan 328 mata, RS Mata Pematangsiantar sebanyak 369 mata, dan RS Mata Mencirim 77 Medan sebayak 111 mata.

Menurutnya program ini sudah menyentuh hampir seluruh kabupaten kota di Sumut. Karena pasien berdatangan dari berbagai daerah. Misalnya saat operasi katarak di Sipirok, pasien yang datang bahkan ada yang dari Mandailing Natal. Lalu operasi katarak di Medan pasien datang dari Deli Serdang, Langkat, hingga Nias.

Salah satunya adalah Bapak Halawa, Penarik Becak asal Nias. Ia mengaku sudah setahun memgalami kabur penglihatan saya. Lalu pada Bulan Agustus kondisinya semakin parah tidak bisa melihat lagi sehingga kesulitan untuk menarik becak dan menghidupi keluarga.

"Makanya saya ikut operasi katarak gratis ini. Hari minggu kemarin saya menjalani operasi. Tadi ketika diberi obat, puji tuhan sudah terang penglihatan saya," kata Halawa.

3. Jumlah penderita katarak akan terus bertambah

Acara penutupan Operasi Katarak Gratis di RS Mata Mencirim 77 Medan, Senin (26/1/2026). (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Direktur Rumah Sakit Mata Mencirim 77 Medan, dr. Syarifuddin A., Sp.M, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin dengan PTAR.

“Ini sudah tahun keempat kerja sama kami dengan PT Agincourt Resources. Koordinasi dan sistemnya terus membaik. Tidak ada yang mendominasi, semuanya bersinergi dengan satu tujuan utama, yaitu kepuasan dan keselamatan pasien,” terangnya.

Menurut dr. Syarifuddin, jumlah penderita katarak ke depan diperkirakan masih akan terus meningkat seiring bertambahnya usia harapan hidup masyarakat.

“Katarak merupakan penyakit degeneratif. Karena itu, operasi katarak yang dilakukan oleh pihak swasta sangat perlu diperbanyak. Jika hanya mengandalkan fasilitas pemerintah, kemungkinan besar tidak akan tertampung,” paparnya.

Program Operasi Katarak Gratis Tambang Emas Martabe telah dilaksanakan 11 kali sejak 2011. Hingga kini, tercatat 13.638 mata katarak pada 12.041 pasien telah berhasil dioperasi, menjangkau masyarakat di berbagai daerah Sumut seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padanglawas, Mandailing Natal, Pematangsiantar, Deliserdang, Medan, hingga Nias.

Editorial Team