Medan, IDN Times - Hingga tahun 2025, berdasarkan data dari Aplikasi Sehatku total ada lebih 300 ribu masyarakat Sumatera Utara melakukan screening mata menggunakan BPJS. Salah satu kasus yang terbanyak adalah katarak pada mata. Berdasarkan data tahun 2024, ada lebih dari 200 ribu orang mengalami katarak
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumut, Novita Saragih, menyebut akibat banyaknya jumlah penderita katarak, antrean untuk mendapatkan operasi katarak menggunakan BPJS Kesehatan sangat panjang. Bahkan ada yang harus menunggu hingga satu tahun untuk dioperasi.
Untuk itu, ia berharap pihak swasta bisa membantu pemerintah untuk menekan jumlah penderita katarak di Sumut dengan menggelar operasi katarak gratis. Seperti yang dilakukan oleh PT Agincourt Resources. Sepanjang September-Desember 2025 menggelar operasi katarak gratis di 5 tempat dan berhasil menyembuhkan 1.465 mata katarak pada 1.357 pasien.
"Mata sangat memengaruhi kualitas hidup manusia. Katarak yang menyebabkan kebutaan bisa menyebabkan aktivitas terganggu, akses ekonomi terbatas. Harapan kami program operasi katarak gratis ini bisa terus dilanjutkan agar semakin banyak masyarakat yang menerima manfaatnya. Kami atas nama pemerintah provinsi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada PTAR, Pemkab, dan dinas terkait yang sudah mendukung program ini terwuju," ujarnya pada acara penutupan Operasi Katarak Gratis di RS Mata Mencirim 77 Medan, Senin (26/1/2026).
