Di Medan, kalau orang menyebut masjid paling ikonik, biasanya satu nama langsung muncul, yakni Masjid Raya Al-Mashun. Sudah begitu sejak lama. Kubah hitamnya, bangunan tuanya, dan cerita Kesultanan Deli yang menempel di sana membuat masjid itu seperti wajah lama kota.
Banyak orang Medan tumbuh dengan gambaran itu. Kalau ada tamu dari luar kota, biasanya yang ditunjukkan lebih dulu juga Masjid Raya. Seolah-olah itulah masjid yang paling mewakili Medan.
Namun beberapa tahun terakhir, ada satu bangunan lain yang mulai ikut disebut. Masjid Agung Medan Sumatra Utara. Letaknya tidak jauh. Tapi yang paling mudah dikenali justru menaranya tinggi sekali, bahkan dari kejauhan sudah kelihatan.
Masjid ini memang belum punya sejarah sepanjang Masjid Raya. Tapi ukurannya besar, menaranya mencolok, dan terasa sangat baru. Pelan-pelan, orang Medan mulai menyebutnya juga ketika bicara tentang masjid di kota ini. Dan di balik kemegahannya, ada beberapa fakta unik yang tidak selalu terlihat dari luar.
