Medan, IDN Times – Ramadan bukan cuma soal menahan lapar dan haus, tapi juga tentang bagaimana kita mengatur ulang ritme hidup. Mulai dari jam makan, waktu ibadah, hingga pola tidur, semuanya ikut berubah. Tak heran, banyak orang merasa tubuhnya “kaget” di pekan-pekan awal puasa.
Bangun lebih awal untuk sahur dan tidur lebih larut setelah tarawih sering membuat durasi istirahat berkurang. Padahal, orang dewasa idealnya membutuhkan sekitar 7–8 jam tidur setiap hari agar tubuh dan pikiran tetap prima.
Ketika pola tidur tidak terkelola dengan baik, dampaknya bisa terasa sepanjang hari: tubuh lebih cepat lelah, kepala terasa berat, konsentrasi menurun, hingga produktivitas ikut terganggu. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengurangi kualitas ibadah dan aktivitas harian selama Ramadan.
Agar puasa tetap lancar tanpa harus berjuang melawan kantuk, berikut 5 tips yang bisa kamu coba untuk menjaga kualitas tidur selama bulan suci.
