Perubahan dalam perayaan Idul Fitri tidak selalu terlihat secara langsung. Namun, jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, ada berbagai kebiasaan yang kini tidak lagi muncul seintens sebelumnya di tengah masyarakat Sumatera Utara.
Sebagian kebiasaan itu dulu berjalan begitu saja. Tidak dianggap sebagai sesuatu yang penting, tetapi selalu hadir dalam setiap Lebaran. Kini, beberapa di antaranya mulai jarang ditemui.
Mobilitas yang semakin tinggi, pola keluarga yang tidak lagi besar, hingga pilihan gaya hidup yang lebih praktis, memengaruhi bagaimana Lebaran dijalankan.
Dampaknya, sejumlah tradisi yang sebelumnya bersifat komunal perlahan mengalami penyusutan. Oleh karenanya, berikut beberapa kebiasaan Idul Fitri di Sumatera Utara yang kini mulai jarang ditemukan dalam praktik sehari-hari masyarakat.
