Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSPS Finish Urutan 6, Aji Santoso Belum Tentukan Masa Depannya
Pemain PSPS dan Bekasi City saat rebutan bola atas (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru menutup musim Liga Championship tahun ini dengan kekalahan, Sabtu (2/5/2026). Bermain di kandang Bekasi City, Stadion Patriot  Chandrabaga, gawang PSPS dijebol sebanyak 3 kali. Sedangkan gawang Bekasi City, PSPS hanya mampu membalasnya dengan 2 gol.

Meskipun kalah, PSPS tetap berada di peringkat ke 6 Grup Barat, dengan jumlah poin 37. Sedangkan Bekasi City, berada di peringkat ke 3, dengan jumlah poin 44.

1. Permainan berubah setelah Douglas Cruz kartu merah di menit akhir

Douglas Cruz Oliveira saat mencetak gol ke gawang Bekasi City (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

1. Permainan berubah setelah Douglas Cruz kartu merah di menit akhir

Laga yang dimulai pada sore hari itu, berlangsung sengit sejak babak pertama. PSPS dan Bekasi City sama-sama tampil bermain terbuka dan berimbang.

Di babak pertama, PSPS lebih dulu unggul di menit ke 45. Gol tersebut dicetak oleh Natanael Siringoringo. Skor 0-1 untuk PSPS.

Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Bekasi City menyamakan kedudukan lewat Ezechiel N'Douassel di masa injury time babak pertama, tepatnya menit 45+3. Skor 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSPS tampil dominan dan berhasil kembali unggul pada menit ke-55. Douglas Cruz Oliveira mencatatkan namanya di papan skor dan  membawa tim Askar Bertuah memimpin 1-2.

7 menit berselang, situasi permainan PSPS  berubah drastis. Douglas Cruz harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah pada menit ke-62, yang membuat PSPS bermain dengan 10 orang.

Unggul jumlah pemain itu dimanfaatkan dengan baik oleh Bekasi City. Hanya dua menit setelah kartu merah tersebut, Ezechiel N'Douassel kembali mencetak gol pada menit ke-64 dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Pertandingan semakin menegangkan di sisa waktu babak kedua. Kedua tim berusaha mencetak gol penentu. Bekasi City akhirnya keluar sebagai pemenang setelah Renan Silva mencetak gol pada masa injury time, tepatnya menit 90+3. Hingga pluit panjang berbunyi, skor tidak berubah dan kemenangan berpihak pada Bekasi City.

2. Aji Santoso Klaim timnya mendominasi sebelum Douglas Cruz kartu merah

Pelatih PSPS Aji Santoso (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)

Usai pertandingan, pelatih PSPS Aji Santoso menilai, timnya tampil dominan di awal pertandingan. Ia menyebut anak asuhnya mampu mengontrol permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya sebelum Douglas Cruz kartu merah.

“Dari awal sampai sebelum Douglas keluar, kita mendominasi permainan. Kita menguasai jalannya pertandingan dan sempat unggul. Tapi setelah itu, kekuatan lini belakang berkurang dan lawan mulai berani menekan," ujar Aji Santoso.

Keluarnya Douglas sang pemain bertahan tersebut membuat lini belakang PSPS lebih rentan, sehingga tim lawan mampu memanfaatkan celah untuk membalikkan keadaan.

Selain itu, Aji Santoso juga mengungkapkan bahwa laga ini dimanfaatkan sebagai ajang rotasi pemain. Beberapa nama yang jarang tampil bahkan mendapat kesempatan bermain sejak menit awal, termasuk penjaga gawang yang baru menjalani debut musim ini.

"Memang sengaja kami rotasi. Tujuannya memberi jam terbang kepada pemain yang belum banyak bermain. Secara permainan, anak-anak sudah menjalankan instruksi, tapi hasilnya tentu mengecewakan," terang Aji.

Dari sisi pemain PSPS, M Yasir mengakui kekalahan ini terasa berat, terutama karena tim sempat berada di atas angin.

"Kami kecewa karena sudah unggul tapi akhirnya kalah. Kehilangan satu stopper sangat berpengaruh bagi pertahanan. Tapi semua pemain sudah berjuang maksimal di lapangan," ujar Yasir.

3. Belum tentukan sikap untuk musim depan

Pelatih PSPS Aji Santoso (IDN Times/ IG pspsriau)

Terkait musim depan, Aji Santoso belum memberikan kepastian. Ia menegaskan akan lebih dulu menyusun laporan evaluasi sebelum membahas langkah selanjutnya bersama manajemen.

"Nanti dulu. Saya mau laporan evaluasi ke owner dan manajemen," singkatnya.

PSPS kini menutup laga dengan catatan evaluasi penting, terutama dalam menjaga konsistensi permainan saat menghadapi situasi krusial di lapangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team