Mahasiswa yang menggelar aksi demo tolak bbm dengan membakar ban, zikir dan doa bersama (IDN Times/ Bambang Suhandoko)
Selain itu dia mengakui, Pemerintah Kota Binjai sudah mengeluarkan berbagai kebijakan strategis sebagai solusi untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat pasca penyesuaian harga BBM, terkhusus bagi rakyat kecil.
"Semua aspirasi dan unek-unek adik-adik mahasiswa, saudara-saudaraku, akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat. Sebab kebijakan penyesuaian harga BBM merupakan kewenangan pemerintah pusat," seru Amir, sembari mengajak mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.
Mendengar penjelasan tersebut, para mahasiswa pada akhirnya bersedia membubarkan diri, sembari mengungkapkan rasa terimakasih mereka kepada personel keamanan gabungan, karena telah mengawal aksi unjukrasa damai tersebut.
Hari ini kami bersedia membubarkan diri. Tapi ingat, jika pemerintah tetap tidak menurunkan harga BBM sesuai dengan harga semula, maka siap menggelar aksi unjuk rasa serupa dengan menerjunkan massa dengan jumlah yang lebih besar," tegas Ade Rinaldi Tanjung.