Mendagri, Tito Karnavian. (Tangkap layar YouTube Kemendagri)
Sementara itu, Tito mengingatkan kepada Safrizal bahwa dalam waktu dekat akan ada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang dilaksanakan di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut). Tugas pertama Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri itu adalah menyukseskan PON.
“Saya mencari calon yang kriterianya untuk Aceh yang paling utama adalah mampu running pelaksanaan PON. Waktu sangat mepet, bisa kita bayangkan penjabat baru harus tahu Aceh dan bisa membangun komunikasi yang baik dengan semua stakeholder di Aceh,” kata Tito.
Selain PON, Tito juga berpesan agar Safrizal mengurusi persoalan Pilkada, putra asal Kabupaten Aceh Besar tersebut bisa memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Aceh berjalan dengan aman dan damai.
Sebab, tegas Mendagri, pilkada aman dan damai adalah hal yang wajib terlaksana. Ditambah lagi Aceh sebagai wilayah yang pernah merasakan pahitnya konflik.
“Apalagi di tengah polarisasi masyarakat. Pemilu itu membelah masyarakat dan melegalisasi atas nama demokrasi. ini yang perlu dikelola yaitu potensi konflik ini tidak boleh meledak,” ucap Tito.
Dengan pengalaman Safrizal di kemendagri, Tito yakin jika pelaksanaan PON dan Pilkada di Aceh akan berjalan damai dan sukses.