Medan, IDN Times - Aksi kriminal kembali terjadi dan menyasar pedagang yang mendirikan usaha kecil-kecilan di Kota Medan. Kali ini yang menjadi korbannya adalah penjaga konter handphone (HP) bernama Muhammad Khadafi (20).
Video Khadafi dianiaya seorang preman bernama Adelan Perdana (37) viral di media sosial. Ia dipukul beberapa kali memakai kayu dan dilempar kursi hanya karena menolak mengisi (top-up) saldo e-wallet.
Bukan tanpa alasan mengapa Khadafi menolak. Hal ini dikarenakan Adelan yang tidak mau membayar uang sebesar Rp100 ribu namun tetap memaksa Khadafi mengisinya.
