Pameran perhiasan bertajuk Adelle Universe di Delipark Mal (IDN Times/Doni Hermawan)
Sementara itu, pengamat ekonomi Wahyu Ario menjelaskan bahwa perilaku Rojali dan Rohana memiliki kelompok pengunjung ini bisa merugikan karena traffic tinggi tidak berbanding lurus dengan omzet.
Dijelaskannya, Rojali menggambarkan kelompok pengunjung yang hadir beramai-ramai ke mal, namun lebih banyak untuk jalan-jalan, nongkrong, foto, atau sekadar "window shopping" tanpa banyak transaksi.
Sedangkan Rohana cenderung datang dengan tujuan bertanya atau mencoba (misalnya tanya produk, test makanan/minuman, fitting baju), tetapi akhirnya tidak membeli.
Dikatakannya, dari kacamata pelaku usaha, dua perilaku ini bisa terasa merugikan karena traffic tinggi tidak berbanding lurus dengan omzet. Namun, dari sisi branding dan atmosfer mal, mereka tetap berkontribusi menjaga keramaian, yang pada akhirnya menarik segmen lain yang lebih konsumtif, khususnya saat ini banyak masyarakat yang datang ke mall untuk berkonsumsi makanan dan minuman.
Terkait perbedaan di mal premium dan mal menengah, pengamat ekonomi ini mengatakan bahwa mal premium biasanya lebih fokus pada brand experience, luxury retail, fine dining, dan lifestyle events.
"Rojali dan Rohana relatif lebih sedikit di sini, karena barrier harga cukup tinggi. Pengunjung yang datang cenderung memang siap membeli, meskipun tetap ada yang hanya untuk “content creation” atau sekadar menikmati ambience," ucapnya.
Walaupun demikian, tetap terjadi penurunan dalam transaksi karena saat ini pembelian melalui internet/elektronik terus mengalami peningkatan dengna harga yang juga relatif bersaing.
Sedangkan mal menengah, lebih rentan terhadap fenomena ini karena akses lebih inklusif (harga parkir murah, tenant F&B affordable, banyak promo).
"Mal tipe ini sering jadi “ruang publik semi-gratis” bagi Gen Z dan keluarga, sehingga perilaku Rojali & Rohana lebih terasa di tenant fashion (pakaian, sepatu), produk kecantikan, buku / stationary, dll). Namun untuk makanan dan minuman masih cukup ramai," ujar Wahyu Ario.