Medan, IDN Times- Ketua Pengurus Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetika, dan Regeneratif Indonesia (Perdaweri) Sumatra Utara, dr. Inaldo Harlim mengajak rekan seprofesi untuk mengurus izin klinik agar lebih fokus melaksanakan praktik, sehingga lebih baik secara hukum.
Menurutnya, saat ini perkembangan ilmu bidang anti aging dan estetika cukup tinggi. Salah satunya adalah terapi hormon atau stem cell yang kini tengah populer. Namun, hal ini mempunyai kendala karena memang masih sulit menemukan stem cell sehingga terapi ini masih mahal.
"Stem cell masih mahal karena sulit mendapatkan stem cell saat ini, dan itu juga masuk dalam catatan Perdaweri Pusat sebenarnya. Tentunya akan dibagikan dengan cabang dan kita juga ikut mendukung untuk stem cell Indonesia agar bisa bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Sumatra Utara dan di Indonesia," kata dr. Inaldo, usai resmi dilantik bersamaan dengan para pengurus Perdaweri Sumatra Utara periode 2022-2025 di Hotel Grand Mercure Medan, Minggu (4/9/2022).
