Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perdaweri Dorong Dokter Kecantikan Urus Izin Klinik di Medan
IDN Times/Masdalena Napitupulu

Medan, IDN Times- Ketua Pengurus Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetika, dan Regeneratif Indonesia (Perdaweri) Sumatra Utara, dr. Inaldo Harlim mengajak rekan seprofesi untuk mengurus izin klinik agar lebih fokus melaksanakan praktik, sehingga lebih baik secara hukum.

Menurutnya, saat ini perkembangan ilmu bidang anti aging dan estetika cukup tinggi.  Salah satunya adalah terapi hormon atau stem cell yang kini tengah populer. Namun, hal ini mempunyai kendala karena memang masih sulit menemukan stem cell sehingga terapi ini masih mahal.

"Stem cell masih mahal karena sulit mendapatkan stem cell saat ini, dan itu juga masuk dalam catatan Perdaweri Pusat sebenarnya. Tentunya akan dibagikan dengan cabang dan kita juga ikut mendukung untuk stem cell Indonesia agar bisa bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Sumatra Utara dan di Indonesia," kata dr. Inaldo, usai resmi dilantik bersamaan dengan para pengurus Perdaweri Sumatra Utara periode 2022-2025 di Hotel Grand Mercure Medan, Minggu (4/9/2022).

1. Akan memfokuskan dalam pengurusan izin klinik bagi rekan seprofesi

Ilustrasi.IDN Times/Rully Bunga

dr. Inaldo menyampaikan, para dokter yang tergabung dalam kepengurusan baru tersebut akan memfokuskan dalam pengurusan izin klinik bagi rekan seprofesi dan penyatuan dokter-dokter di bidang yang sama.

“Perdaweri Sumut juga akan fokus menyatukan dokter-dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetika, dan Regeneratif Indonesia agar lebih baik lagi,” ujarnya

2. Perdaweri dibentuk sejak November 2012

IDN Times/Masdalena Napitupulu

Ia menyebutkan, Perdaweri sudah ada sejak November 2012. Hingga saat ini memiliki 255 dokter sebagai anggota dan merupakan jumlah anggota terbanyak kedua se-Indonesia.

”Semuanya merupakan anggota aktif dan semuanya sudah memiliki izin praktik,” ujarnya.

Oleh karena itu, Perwaderi akan menjalin kerja sama dengan Persatuan Dokter Umum Indonea (PDUI) untuk bersama memajukan dunia kedokteran Indonesia terutama menuju medical tourism.

3. Perdaweri di bawah naungan Ikatan Dokter Indonesia

IDN Times/Masdalena Napitupulu

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Perdaweri Sumut, dr. Liyana berharap para dokter-dokter dibidang anti aging dan estetika agar mendaftar ke Perdaweri, sebab sudah di bawah naungan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Kita akan mengurus semua dan kepada teman- teman berpraktik bisa mendapatkan ilmu. Karena visi misi kita di Perdaweri adalah membagikan ilmu bagi semua dokter yang berpraktik di bidang estetik dan anti Aging. Syarat nya mudah hanya harus menjad8 anggota IDI, dokter dan juga memiliki surat tanda registrasi (STR) aktif," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris IDI Medan, dr. Ery Suhaemi menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung untuk perkembangan dunia kecantikan dan anti aging.

"Perdaweri ini merupakan perhimpunan di bawah IDI dan kita dukung. Apalagi untuk Sumut perkembangan dunia kecantikan dan anti aging itu minatnya cukup tinggi,” ungkapnya.

Editorial Team