Peta evakuasi Gunung Bur Ni Terong Bener Meriah (website Pemkab Bener Meriah)
Suharyanto berharap kondisi bisa kembali normal dan Gunung Bur Ni Telong dapat segera diturunkan ke Level II (Waspada). Dia juga berharap seluruh pihak menjaga kondusivitas informasi. Mengingat beban psikologis masyarakat yang sebelumnya terdampak banjir bandang dan tanah longsor, penyampaian informasi yang benar menjadi sangat penting.
“Saya mohon agar informasi yang disampaikan akurat dan menyejukkan. Jangan menyebarkan hoaks yang dapat memicu kepanikan. Mari bersama-sama menjaga ketenangan warga,” tegasnya.
Gunung Bur Ni Telong diketahui berada di 2.600 mdpl.. Gunung in terakhir erupsi pada tahun 1924. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menetapkan titik kumpul evakuasi bagi masyarakat di wilayah rawan Gunung Api Burni Telong untuk 5 kecamatan yang berada di radius 4 kilometer.
Berikut titik kumpul evakuasi di 5 kecamatan yang berada di radius gunung.
1. Kecamatan Timang Gajah
Desa: Kenine, Fajar Harapan, Damarah Baru, Bandar Lampahan, Karang Jadi, Mude Benara
Titik Evakuasi: Kampus Universitas Syiah Kuala II Lampahan da SDN Simpang Layang
2. Kecamatan Timang Gajah 2
Desa: Rembune, Pantan Dedingen, Bukit Mulie, Lampahan, Lampahan Timur, LLampahan Barat
Titik Evakuasi: SMAN 3 Timang Gajah, MTs Blang Rongka dan MIN Rongka
3. Kecamatan Bukit
Desa: Bale Atu, Hakim Tunggul, Naru, Bale Redelong, Rembele, Karang Rejo
Titik Evakuasi: GORS Bener Meriah dan Pasar Pekan Simpang Tiga
4. Kecamatan Wih Pesam 1
Desa: Wonosobo, Burni Telong, Pante Raya, Wih Pesan
Titik Evakuasi: Sekolah TK M, MI, M, SMP, SMA M dan Lapangan Bola Blang Panas
5. Kecamatan Wih Pesam 2
Desa: Lut Kucak, Simpang Balik, Bener Mulie
Titik Evakuasi: Sekolah SD dan Lapangan Bola Sukamakmur Induk