Penyaluran bantuan untuk korban banjir dan longsor di Aceh. (Dokumentasi Humas Pemprov Aceh untuk IDN Times)
Sementara jalur udara untuk Aceh Tamiang, Deputi 4 BNPB telah memerintahkan helikopter untuk mengirimkan dukungan dengan metode air drop di beberapa titik seperti lapangan Dekat Babo dan Perupuk, Kecamatan Bandar Pusaka.
Adapun jenis dan kuantitas barang yang dikirim dalam tahap ini meliputi makanan siap saji 100 pak, hygiene kit 100 buah, sembako 50 paket, selimut 100 lembar, matras 100 lembar, dan alat kebersihan 25 buah.
Abdul Muhari menyampaikan terbukanya akses dari Medan menuju ke sejumlah daerah Aceh ini diharapkan membawa dampak yang lebih baik bagi masyarakat dan seluruh komponen bertugas di lapangan selama tanggap darurat hingga pemulihan nanti.
Setelah akses mulai terbuka, kata dia, maka distribusi bantuan logistik, permakanan, pemulihan jaringan listrik, telekomunikasi serta pembersihan material dapat lebih mudah dilakukan secara maksimal dan menyeluruh.
Diketahui kondisi Aceh Tamiang sangat memprihatinkan. Dari berbagai video yang beredar, daerah ini luluhlantak diterjang banjir hingga longsor. Pemandangan mobil-mobil terbalik, hingga hewan-hewan mati. Belum lagi waganya. Banyak warga yang mengungsi belum tersentuh bantuan. Mereka berkumpul di GOR Aceh Tamiang dan di jalan-jalan yang masih penuh lumpur.