Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Imbas Saling Ejek, 2 Pemuda Dibacok Terduga Geng Motor
2 orang remaja pelaku pembacokan ditangkap polisi (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Medan, IDN Times - Polsek Medan Timur menangkap 2 pemuda yang nekat membacok musuhnya. Peristiwa pembacokan ini terjadi pada Rabu (05/06/2024). Salah satu tersangka berinisial AR teridentifikasi masih di bawah umur (16).

Imbas aksi nekat yang dilakukan remaja itu, 2 orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius. Tersangka (AR) dan (RA) diboyong Polsek Medan Timur, sementara 1 pelaku lain masih dalam proses pencarian.

1. Polisi tangkap 2 pelaku pembacokan, 1 orang masih di bawah umur

Polsek Medan Timur amankan pelaku pembacokan, Kamis 06/06/2024 (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kapolsek Medan Timur, Kompol Briston Napitupulu, menyayangkan aksi kenakalan remaja yang terjadi di wilayah hukum Medan Timur. Apalagi imbas dari pertikaian antar remaja itu sampai memakan korban.

"Tersangka 2 orang, menindaklanjuti kejadian Rabu sore. Kita dapat informasi dari warga bahwa ada perkelahian antar remaja, kemudian tim segera ke TKP," kata Kompol Briston, Kamis (06/06/2024).

Polsek Medan Timur disebutnya telah melakukan serangkaian penyelidikan atau pemeriksaan saksi-saksi, melihat rekaman CCTV, hingga akhirnya mendapatkan dua tersangka tersebut. Satu di antaranya masih berumur 16 tahun (AR).

"Satu tersangka lagi belum ditemukan atau masih dalam pengejaran," bebernya.

2. Kepala dibacok imbas saling dendam dan ejek-ejekan

Celurit dan samurai yang digunakan pelaku membacok kepala musuhnya, tampak masih ada bercak darah (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Briston menjelaskan kronologi kejadian yang sampai melukai dua orang remaja itu. Dirinya membenarkan jika penyebabnya ialah ejek-ejekan.

"Perkelahian remaja ini berawal dari saling mengejek awalnya, ya. Jadi, tersangka ini kelompok remaja anak Medan Tembung (Geng Motor Brother Family) dan korbannya merupakan kelompok anak remaja Medan Perjuangan," terang Briston.

Berawal pada hari Minggu, Briston mengatakan korban (anak Medan Perjuangan) mengantarkan seorang perempuan ke rumahnya. Dan kebetulan di dekat rumah anak perempuan, ada anak Medan Tembung yang sedang nongkrong. 

"Mungkin saling ejek sehingga terjadi keributan kecil. Sehingga pada esok harinya, hari Rabu kemarin, pihak dari korban awalnya mendatangi mereka, salah satunya tersangka inisial AR. Mereka mendatangi AR waktu lagi nongkrong di warung," cerita Briston.

Korban berinisial A langsung memukul tersangka (AR) sampai diinjak-injak, kemudian kabur. Karena tidak puas, tersangka (AR) memanggil teman-temannya sambil menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis sabit dan samurai.

"Mereka berboncengan 3, lalu para tersangka ini mendatangi korban yang ada di warung Kelurahan Tegalrejo, Jalan Setia Jadi. Tersangka inisial AR langsung turun mengejar korban dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Dengan cepat AR membacok korban (A)," terang Kapolsek.

3. Korban dioperasi setelah celurit yang menempel di kepalanya berhasil dilepas

2 orang remaja pelaku pembacokan ditangkap polisi (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Imbas dari keributan ini, 2 orang remaja mengalami luka-luka. Satu korban terkena di bagian pinggang (Y) dan satu lagi di bagian kepala (A).

"Setelah melampiaskan emosinya, kemudian tersangka kabur. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit," kata Briston.

Dirinya menerangkan jika kondisi korban sampai saat ini masih kritis di rumah sakit dan sudah melakukan operasi. 

"Korban inisial A, celurit masih menempel di kepalanya. Kemarin malam sekitar pukul 23:00 WIB celurit bisa dicabut dan segera dilakukan operasi," pungkasnya.

Editorial Team