Ilustrasi daging ayam. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Lanjutnya, hal pertama adalah potensi kenaikan harga kebutuhan protein seperti daging ayam, telur ayam dan daging sapi. Dimana daging ayam masih berpeluang naik terlebih jika dari posisi saat ini yang berada dalam rentang Rp33 ribu hingga Rp38/40 ribu per Kg, telur ayam yang berada dalam rentang Rp1.600 hingga Rp2.00 per butir, serta daging sapi yang berada dalam rentang harga Rp110 ribu hingga Rp140 ribu per Kg juga berpeluang naik.
Terlebih jika harga pakan ternak (jagung) alami kenaikan, dimana produksi bisa saja alami gangguan setelah dilanda banjir kemarin. Sejauh ini harga jagung masih berada di kisaran Rp7.200 hingga Rp7.500 per Kg. Yang perlu dikuatirkan adalah disaat perusahaan pakan mulai beroperasi. Disaat itu akan terlihat bagaimana titik keseimbangan harga jagung setelah bencana hebat sepekan sebelumnya.
Kedua komoditas pangan hortikultura. Dimana harga cabai merah yang menyentuh 100 ribu memang berpeluang turun dalam waktu dekat. Namun untuk harga cabai merah berpeluang kembali ditransaksikan dalam rentang Rp50 hingga Rp80 ribu per Kg di pekan pertama desember.
"Dan potensi kenaikan harga atau harga setidaknya bertahan mahal juga berpeluang terjadi pada komoditas lainnya. Seperti cabai hijau, cabai rawit, bawang merah dan komoditas sayur sayuran. Secara keseluruhan ada ancaman inflasi besar di bulan Desember mendatang," tutupnya.