Medan, IDN Times- Di tengah puing infrastruktur dan keterbatasan pascabencana, satu hal tak boleh berhenti, layanan kesehatan. Di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, perjuangan menyelamatkan nyawa berlangsung tanpa jeda, bahkan ketika akses, listrik, dan air bersih sempat lumpuh.
Di balik dinding rumah sakit ini, para tenaga medis bekerja dalam tekanan waktu dan keterbatasan. Bencana memaksa mereka berpacu bukan hanya dengan penyakit, tetapi juga dengan ketersediaan energi dan sanitasi dua elemen yang menentukan hidup-mati layanan medis.
Di sinilah kolaborasi lintas sektor memainkan peran krusial. Pertamina, melalui program Pertamina Peduli, hadir menopang operasional rumah sakit agar denyut layanan kesehatan tetap berdetak di tengah masa pemulihan.
