Taufik driver ojol mengakui perbuatannya pura-pura dibegal (dok.Istimewa)
Terpisah, driver ojol bernama Taufik Hidayat itu telah menerbitkan video klarifikasinya. Di video itu ia mengakui kesalahannya dan membenarkan bahwa peristiwa itu ialah fiktif semata.
"Saya taufik hidayat usia 39. Saya di sini menyatakan bahwa laporan yang saya bikin terkait sepeda motor saya yang hilang karena dibegal itu saya nyatakan tidak benar. Saya meminta maaf kepada pihak kepolisian dan warga medan, sudah membikin kegaduhan dan membikin laporan bohong. Karena saya di situ bisa dibilang panik. Dengan ini saya nyatakan bahwa laporan (klarifikasi) saya saat ini tak ada unsur paksaan dari pihak manapun," terang Taufik.
Tidak sendirian, Taufik ditemani oleh salah seorang kepala lingkungan yang berada di wilayah pembegalan itu. Berdasarkan keterangannya ia meminta agar hal yang sama jangan diulang.
"Ini pelaku pelaporan pembegalan yang ternyata bohong, jadi saya minta kepada warga yang lain bahwa jangan berbuat seperti orang ini, membuat heboh, ternyata laporannya palsu. Jadi kepada warga jangan berbuat seperti itu, karena kita juga resah. Kita mohon kepada masyarakat, baik-baiklah. kalau memang hilang laporkan hilang. Jangan hilang dilaporkan bohong (dibegal)," pungkasnya.