Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Diduga Bunuh Istri dengan Kabel, Suami di Binjai Gantung Diri
Ilustrasi korban di rawat petugas medis (IDN Times/Sukma Shakti)

Binjai, IDN Times - Pengaruh minuman keras dan ekonomi diduga menjadi pemicu LB alias Leo (35) nekat membunuh istrinya berinisial KDS. Wanita berusia 27 tahun ini sebelumnya ditemukan tewas dengan leher terlilit kabel di rumahnya  Kelurahan Jatiutomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatra Utara, Selasa (20/12/2022) lalu.

"Motifnya terkait masalah ekonomi," kata Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting, melalui Kasat Reskrim, AKP M Rian Permana di Mapolres Binjai, Jumat (23/12/2022) sore.

1. Selain suami korban, aksi dibantu rekannya

Polisi yang mrmaparkan kasus pembunuhan dilakukan suami dan rekanya (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Dikatakan Rian, dalam kasus ini pihaknya menetapkan dua tersangka. Keduanya ialah LB, warga Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Binjai Utara yang merupakan suami korban sekaligus eksekutor pembunuhan dan Sug alias Rambo (32), warga Kelurahan Stabat, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, yang ikut serta membantu aksi LB.

Sebagai barang bukti turut diamankan kabel listrik yang digunakan untuk menjerat leher korban, kain seprai yang digunakan untuk menutupi kepala. korban, handuk yang digunakan untuk menyumpal mulut korban, alat dispenser air yang sempat dijual tersangka LB, serta beberapa pakaian korban.

2. Terduga tersangka disangkakan pasal 338 ancaman maksimap 15 tahun

Polisi yang memasang police line guna melakukan penyelidikan kematian wanita dengan leher terlilit kabel (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Menurut Rian, dugaan keterlibatan kedua tersangka berhasil diungkap pihaknya dengan mempertimbangkan keterangan saksi mata yang sempat mendengar pertengkaran antara korban dengan suaminya pada Minggu (18/12/2022) dini hari. Dalam pertengkaran itu saksi mata tidak hanya mendengar suara korban dan suaminya, tetapi juga suara Sug.

Tersangka Sug sendiri, kata Rian, diamankan tim opsnal gabungan dari Satreskrim Polres Binjai dan Unit Reskrim Polsek Binjai Utara lima jam setelah penemuan jenazah korban atau pada Selasa (20/12) malam. Pria tersebut ditangkap saat berada di rumahnya, di Kelurahan Stabat, Kecamatan Stabat.

"Atas dugaan keterlibatannya dalam kasus ini, Sug kita persangkakan melanggar Pasal 330 juncto 55 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal kurungan penjara selama 15 tahun," terang Rian.

3. Usai membunuh, suami korban bunuh diri

Polisi yang memasang police line guna melakukan penyelidikan kematian wanita dengan leher terlilit kabel (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Namun Sug menjadi satu-satunya tersangka yang ditahan dalam kasus ini. Sebab menurutnya, tersangka LB ditemukan meninggal dunia dua hari setelah penemuan jenazah istrinya, Kiki Darmayanti Siregar. Jenazah tersangka LB sendiri ditemukan tergantung dengan kondisi leher terjerat tali nilon di sebuah gubuk kawasan perkebunan kelapa sawit, Desa Tandam Hulu I, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (21/12) pagi kemarin.

"Menurut tersangka Sug, dia ikuts erta memegang kedua kaki korban KDS agar tidak meronta. Sedangkan tersangka LB menjerat leher korban KDS, sambil menindih tubuh istrinya itu di atas kasur, lalu menutup kepala korban KDS dengan kain seprai dan menyumpal mulutnya menggunakan handuk," ujar Rian.

"Setelah menyadari korban sudah tidak bernyawa lagi, kedua tersangka kemudian memutuskan pergi dan berpisah. Dalam hal ini, tersangka Sug memilih pulang ke rumahnya," sambung Rian.

4. Sebelum menghabisi korban, kedua pelaku terindikasi dalam kondisi mabuk

Ilustrasi penjara (IDN Times/Mardya Shakti)

Lebih jauh dia menjelaskan, ada indikasi kedua tersangka dalam kondisi mabuk saat melakukan aksi kejahatan itu. Sebab sebelum terjadi pertengkaran yang berkunjung pada aksi kekerasan terhadap korban, kedua tersangka sempat minum minuman keras jenis tuak di sebuah warung yang berada tidak jauh dari rumah tersangka LB.

"Jadi, keributan antara korban KDS dan tersangka LB diduga dipicu kemarahan tersangka LB karena tidak diberi uang oleh korban KDS. Bahkan emosinya kian memuncak saat korban KDS menolak memberikan tabung gasnya untuk dijual tersangka LB," terang Rian.

Mengenai kematian tersangka LB, diakuinya pria tersebut diduga murni melakukan aksi bunuh diri. Berdasarkan hasil visum Tim Medis RSUD Dr RM Djoelham, Kota Binjai, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jenazahnya. Bahkan jenazah pria itu identik dengan ciri jenazah orang bunuh diri.

"Dugaan kami, tersangka LB nekat bunuh diri karena merasa bersalah telah membunuh istrinya dan ada rasa takut setelah menjadi target penangkapan polisi. Hal ini kita ketahui dari pantauan riwayat media sosialnya. Sebab setelah kematian korban KDS, tersangka LB diketahui kerap memposting foto-foto istrinya itu," tegas Rian.

Editorial Team