Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Deretan Fakta Kematian Imelda yang Ditemukan Tewas di Sawah
Ilustrasi penganiayaan korban bersimbah darah. (IDN Times/Aditya Pratama)

Medan, IDN Times- Ditemukannya jenazah perempuan di areal persawahan Dusun Masjid, Desa Aras Kabu, Beringin, Deli Serdang, Kamis (3/2/2022) bikin heboh. Perempuan itu bernama Imelda, warga Dusun IV Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu.

Imelda diyakini keluarga merupakan korban pembunuhan. Polisi sedang menyelidiki kematian perempuan berusia 20 tahun itu.

Berikut beberapa fakta seputar kematian Imelda.

1. Korban pertama kali ditemukan petani

Ilustrasi korban (IDN Times/Sukma Shakti)

Seorang petani bernama Ngatemin, merupakan orang pertama yang menemukan mayat Imelda. Saat itu ia hendak memanen padi di area persawahan. Namun ia menemukan sesosok mayat perempuan.

2. Ada memar di bagian alat kelamin korban

Ilustrasi TKP (IDN Times/Aditya Pratama)

Polresta Deliserdang telah melakukan autopsi jenazah Imelda. Hasilnya fakta terbarunya, pihak kepolisian menyebut ada memar di bagian alat kelamin korban.

"Hasil pemeriksaan luar, terdapat memar di bagian alat kelamin korban. Masih didalami," ujar Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK dilansir dari ANTARA, Sabtu (5/2/2022).

3. Sebelum tewas, korban pergi bersama pria yang baru dikenalnya 2 bulan

(Ilustrasi pembunuhan dan olah TKP) IDN Times/Mia Amalia

Irsan mengatakan, dari keterangan keluarga Imelda sebelum tewas pergi bersama teman wanitanya dan seorang pria. Irsan menduga ada kaitannya dengan kematian korban.

Sebelumnya Antika (24), kakak kandung korban menyebut adiknya pergi pukul 8 malam untuk menemui seorang pria.

"Adikku pergi rumah sekitar jam 8 malam. Ia bilang mau menemui laki-laki yang baru dikenal bersama temannya Sari. Setelah itu mereka berpencar. Adikku tidak pulang-pulang. Sedangkan temannya sudah balik ke rumah," ujar Antika, Kamis (3/2/2022).

4. Polisi simpulkan Imelda dibunuh

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)

Dengan kematian korban yang tidak wajar, polisi menduga Imelda dibunuh. Namun pihaknya masih terus menyelidiki.

"Diduga korban dibunuh karena kematiannya tidak wajar. Begitupun, kasusnya terus dikembangkan," terang lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1999.

Sejauh ini, kata mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel ini sudah memeriksa saksi-saksi. "Doakan saja, semoga kematian korban segera terungkap," pungkasnya.

Editorial Team